Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Oktober 2026 | 23.43 WIB

Tak Cuma Latin, Aksara Nusantara Bersiap Merambah Internet Global

ICANN terbitkan aturan teknis mengenai aksara Nusantara yang akan digunakan untuk ekosistem internet global. (Istimewa) - Image

ICANN terbitkan aturan teknis mengenai aksara Nusantara yang akan digunakan untuk ekosistem internet global. (Istimewa)

JawaPos.com - Aksara Nusantara berpeluang semakin banyak digunakan dalam nama domain internet global. Setelah Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) menerbitkan aturan teknis untuk aksara Jawa pada 5 Oktober 2026 dan memperbarui aturan bagi kelompok aksara berbasis Arab, peluang penggunaan Pegon di domain internet tingkat dua juga semakin terbuka.

Perkembangan ini menjadi langkah penting agar aksara lokal Indonesia tidak hanya bertahan sebagai warisan budaya, tetapi juga digunakan dalam aktivitas digital. 

Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) pun mendorong pengembangan aksara Nusantara lainnya, termasuk Batak, Bugis, dan Sunda, agar dapat mengikuti proses standardisasi internasional.

Ketua Pandi Isnawan menyambut perkembangan tersebut sebagai kesempatan memperluas keberadaan aksara Nusantara di ekosistem internet global.

“Penggunaan Pegon pada second-level domain menjadi langkah penting, sekaligus membuka jalan bagi visi yang lebih besar, termasuk pengembangan TLD berbasis Aksara Arab Nusantara. Kami ingin warisan aksara Indonesia tidak hanya terdokumentasi, tetapi benar-benar hidup dan digunakan di ruang digital,” ujar Isnawan di Jakarta, Rabu (14/10).

Aksara Jawa dan Pegon jadi Langkah Awal

ICANN menerbitkan Second-Level Reference Label Generation Rules (LGR) untuk aksara Jawa sekaligus memperbarui LGR bagi kelompok aksara berbasis Arab. Aturan tersebut menjadi bagian dari proses teknis untuk memungkinkan penggunaan aksara non-Latin dalam nama domain internet.

Dalam konteks Indonesia, pembaruan aturan aksara berbasis Arab turut mendukung penggunaan Pegon pada second-level domain, yakni bagian nama domain yang berada sebelum ekstensi utama. 

Misalnya, pada alamat situs contoh.id, kata 'contoh' merupakan nama domain tingkat dua, sedangkan .id adalah Top-Level Domain (TLD).

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore