
Meta CEO Mark Zuckerberg (Bloomberg)
JawaPos.com - Mark Zuckerberg mengungkapkan Meta Platforms sempat mempertimbangkan investasi hingga USD 200 miliar atau sekitar Rp3.578 triliun, dengan kurs Rp17.890 per dolar AS, untuk membangun infrastruktur kecerdasan buatan (AI) ketika keberhasilan model yang dikembangkan belum dapat dipastikan.
Pengakuan ini memperlihatkan besarnya risiko finansial yang dihadapi Meta dalam persaingan mengembangkan teknologi AI yang mampu menyaingi para pemimpin industri.
Dalam podcast Cheeky Pint yang dirilis Senin (12/10), Zuckerberg menceritakan percakapannya dengan Alexandr Wang, kepala AI Meta, mengenai rencana investasi pada akhir tahun lalu.
"Kami akan mengeluarkan dana sekitar USD 100 miliar atau USD 200 miliar. Saya bertanya kepada Alex, ‘Kamu yakin ini akan berhasil?'," ujar Zuckerberg, seperti dilansir Bloomberg, Rabu (14/10/2026). Saat itu, mereka belum melihat hasil model yang sedang dikembangkan.
Baca Juga: Larry Ellison Borong Rumah untuk Staf, Privasi Miliarder Berhadapan dengan Kepentingan Warga
Wang mengatakan perkembangan riset memang memberikan alasan untuk optimistis, tetapi belum menjamin keberhasilan. Dalam pertemuan eksekutif di Hawaii, Direktur Keuangan Meta Susan Li berulang kali mengingatkannya tentang konsekuensi kegagalan.
"Susan berkali-kali mengajak saya berbicara dan berkata, 'Saya hanya ingin mengingatkan, jika ini tidak berhasil, dampaknya akan sangat buruk, terutama dari sisi keuangan'," tutur Wang.
Zuckerberg mengakui peringatan tersebut sempat membuat Wang khawatir. "Menurut saya, Susan sedikit membuatmu takut," katanya. Wang menjelaskan bahwa setiap pembicaraan mengenai investasi itu berakhir dengan harapan bahwa semuanya akan berjalan baik.
Dia belum bisa menjamin keberhasilan, bahkan ketika perusahaan telah menggelontorkan dana dalam jumlah luar biasa besar. Menurut Wang, saat itu sama sekali belum jelas apakah strategi tersebut akan berhasil.
Ketidakpastian itu menjadi persoalan penting bagi investor ketika belanja AI Meta terus membengkak. Perusahaan memperkirakan belanja modal 2026, termasuk pembayaran pokok sewa pembiayaan, mencapai USD 130 miliar hingga USD 145 miliar atau sekitar Rp2.326 triliun hingga Rp2.594 triliun.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022