
Photo
HOAX cara penanganan bisa ular beracun masih menyebar luas melalui aplikasi percakapan WhatsApp. Katanya, penanganan pertama terhadap korban gigitan ular adalah mengunyah bawang merah dan mengoleskan bawang pada bagian yang digigit.
”BILA DIPATUK ULAR, JANGAN PANIK, PERTOLONGAN PERTAMA,... LAKUKAN SEPERTI INI. Apabila tergigit ular berbisa anda secepatnya lari ke rumah yang terdekat, minta bawang merah, nggak usah dikupas langsung dikunyah sampai lembut, terus tempelkan pada bagian yg tergigit . Insya Allah sembuh seketika.” Begitu keterangan pesan yang disebarkan secara berantai tersebut.
Menurut informasi itu, langkah pertolongan pertama untuk mengatasi gigitan ular berbisa tersebut berasal dari orang Dayak, Kalimantan Timur. Katanya, penanganan itu hanya berlangsung lima menit. Luka yang awalnya lebam dapat cepat kempis hanya dengan membaluri bagian yang terluka dengan kunyahan bawang merah.
Informasi itu tentu tidak masuk akal. Sebab, hingga kini penanganan ampuh untuk mencegah persebaran bisa gigitan ular adalah imobilisasi atau meminimalkan pergerakan pada organ tubuh yang digigit ular.
Dokter Spesialis Emergency Tri Maharani menyatakan, langkah awal untuk mengobati gigitan ular adalah imobilisasi. ”Hoax. Itu salah. P3K gigitan ular itu dengan imobilisasi,” jelas Tri Maharani kepada Jawa Pos kemarin (20/12).
Peneliti madya di Pusat 2 Litbangkes Kemenkes Jakarta tersebut menjelaskan, bisa ular tidak menyebar melalui pembuluh darah sebagaimana yang diyakini masyarakat. Bisa ternyata menyebar melalui kelenjar getah bening.
Mantan kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Daha Husada, Kediri, itu pun menegaskan bahwa penanganan terhadap korban gigitan ular berbisa tidak boleh sembarangan. Misalnya, korban dibawa ke dukun, menyedot darah korban, mengikat area tergigit, dan mengonsumsi obat herbal. Cara yang seharusnya adalah imobilisasi. Bagian tubuh tidak boleh bergerak. ”Caranya, memasang bidai di bagian yang tergigit agar mengurangi pergerakan. Bisa menggunakan kayu atau bambu,” papar Maha, sapaan akrabnya.
Setelah mendapat imobilisasi, Maha menyarankan korban segera dibawa ke instalasi gawat darurat rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan medis lebih lanjut. Nah, terkait dengan praktik pertolongan pertama gigitan ular, Maha memberikan contoh melalui kanal YouTube milik RSU Daha Husada. Anda bisa melihatnya di bit.ly/PPGigitanUlar.
FAKTA
Pertolongan pertama untuk mengatasi gigitan ular berbisa adalah imobilisasi. Yakni, mengondisikan korban agar tidak bergerak dengan memasang bidai pada area tergigit. Lalu, korban dilarikan ke IGD rumah sakit.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
