
Wisata pantai di Malang cocok untuk liburan santai. (Freepik/mrsiraphol)
JawaPos.com – Malang memang dikenal dengan kekayaan alamnya yang memikat hati, termasuk deretan wisata pantai indah yang menjadi surga tersembunyi. Liburan ke daerah bukan hanya tentang sejuknya pegunungan, tetapi juga tentang keindahan pesisir yang menawarkan panorama memukau.
Dari yang berpasir putih tenang hingga pesisir eksotis dengan tebing megah, semuanya memiliki daya tarik unik yang sulit untuk diabaikan. Kalau kamu sedang merencanakan liburan ke Malang, pastikan untuk menjelajahi wisata pantai terbaiknya yang cocok untuk bersantai, berpetualang, atau sekadar menikmati keindahan alam.
Dilansir dari Treveloka pada Selasa (3/12), disebutkan bahwa setidaknya terdapat 25 tempat wisata pantai terbaik yang ada di Malang. Pesisir laut ini sangat cocok untuk kamu yang ingin liburan santai desiran ombak.
Pantai ini kerap disebut sebagai versi Malang dari Tanah Lot karena memiliki pura di pulau karang. Pura Amerta Jati terletak di Pulau Ismoyo, yang bisa diakses menggunakan jembatan khusus. Lokasi yang berjarak 60 km dari pusat Kota Malang ini sudah dilengkapi berbagai fasilitas seperti area parkir, warung makan, toilet, area kemah, hingga toko suvenir.
Terletak sekitar 63 km dari pusat Kota Malang, tepatnya di Desa Kedungsalam, pantai ini memukau dengan pasir putih dan air laut biru kehijauan. Keunikan pantai bertambah dengan keberadaan batu karang besar di sekelilingnya. Di dekat pantai terdapat Gunung Kombang yang konon menjadi lokasi ritual spiritual. Pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp15.000.
Pantai unik di Desa Gajahrejo yang dikelilingi dua batu karang raksasa. Formasi batuan yang membelah laut menciptakan panorama menakjubkan, bahkan saat pasang air laut bisa membentuk telaga alami. Posisinya menghadap barat membuatnya spot sempurna menikmati matahari terbenam. Tiket masuk pantai ini relatif murah, hanya Rp5.000.
Pantai spesial yang menjadi habitat penyu abu-abu dengan kondisi ombak tenang. Nama “Leter” berasal dari bahasa Jawa yang merujuk pada batu karang datar di pesisir. Suasana masih sangat alami dan sepi wisatawan, membuatnya cocok bagi mereka yang ingin menikmati ketenangan alam.
Berlokasi di Desa Gajahrejo, pantai ini memiliki cerita menarik dari namanya. Sekitar tahun 1890, masyarakat setempat menemukan seekor buaya mati di pesisir, sehingga dinamai “Bajulmati”. Pantai menawarkan beberapa teluk dari batu karang dan Gua Wil di sisi timur yang bisa dieksplorasi. Tiket masuk Rp10.000.
Berjarak 10 menit dari Pantai Bajulmati, pantai ini memiliki sejarah yang menarik. Namanya berasal dari penemuan tulisan Cina pada dinding gua sekitar 20 tahun lalu. Terdapat tiga pulau karang bernama Pulau Bantengan, Pulau Goa Cina, dan Pulau Nyonya. Sayangnya berenang tidak diizinkan karena ombak besar. Tiket masuk Rp5.000.
Surganya para pemancing dengan kekayaan laut melimpah seperti tuna, cakalang, dan lobster. Pulau Gadung di kawasan ini dijadikan konservasi berbagai jenis lobster. Berlokasi di Dusun Lenggoksono, Desa Purwodadi, dengan tiket masuk Rp5.000.
Pantai eksotis di Desa Mentaraman dengan fenomena unik “watu ngebros” - semburan air dari sela batu karang akibat pertemuan ombak utara dan selatan. Lokasi cukup sulit dicapai dengan jalur menanjak dan berliku, membutuhkan kendaraan dan stamina prima.
Terletak 66 km dari pusat Kota Malang, pantai ini masih sangat sepi dan alami. Berada di balik hutan lindung dengan pasir dan air laut jernih. Daya tariknya adalah Teluk Bidadari, ceruk batu karang berisi air jernin yang mirip kolam renang alami.
Berlokasi di perbatasan Malang-Blitar dengan jarak 65 km dari pusat kota. Memiliki pasir putih kontras dengan air laut biru kehijauan. Spot foto menarik di bukit timur pantai dengan tulisan “I Love You”. Tiket masuk Rp5.000.
Pantai dengan pemandangan beragam mulai dari bukit karang, hutan bakau, hingga danau. Lokasi strategis untuk memancing berbagai jenis ikan dan lobster. Akses menuju pantai cukup sulit, melewati hutan jati berlumpur sehingga direkomendasikan menggunakan mobil jenis jip.
Unik dengan aliran sungai jernih di tengah hutan bakau. Pengunjung bisa menyewa kano seharga Rp25.000 untuk menelusuri sungai atau berjalan di jalur setapak hutan. Tidak terdapat warung makan, sehingga disarankan membawa bekal sendiri.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
