
Candi Penataran Blitar (dok blitarkab.go.id)
JawaPos.com - Jawa Timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang kaya akan destinasi wisata sejarah, terutama yang berkaitan dengan peninggalan kerajaan Hindu-Buddha masa lampau.
Salah satu daerah yang menyimpan warisan budaya dan sejarah luar biasa adalah Kabupaten Blitar. Di wilayah ini, wisatawan dapat menemukan sejumlah candi kuno yang menjadi saksi bisu kejayaan peradaban Nusantara.
Jika kamu penggemar wisata sejarah dan budaya, Blitar di Jawa Timur bisa jadi destinasi yang wajib masuk daftar kunjunganmu.
Kota kecil yang terletak di lereng Gunung Kelud ini ternyata menyimpan banyak peninggalan masa lampau yang luar biasa, terutama berupa candi-candi megah dari era kerajaan Hindu-Budha di Nusantara.
Berikut Jawa Pos Rekomendasikan 5 Wisata Candi di Blitar yang penuh sejarah dan budaya.
1. Candi Penataran
Melansir dari Blitar Kawentar Jawa Pos, Candi Penataran, yang juga dikenal dengan nama Candi Palah, merupakan kompleks candi Hindu yang terletak di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Candi ini berdiri megah di lereng barat daya Gunung Kelud dan merupakan candi termegah serta terluas di Jawa Timur.
Candi Penataran diperkirakan dibangun pada masa pemerintahan Raja Srengga dari Kerajaan Kadiri sekitar tahun 1200 M, dan terus digunakan hingga masa Kerajaan Majapahit, tepatnya di era Raja Wikramawardhana sekitar tahun 1415 M. Kompleks ini membujur dari barat laut ke tenggara, dan di bagian timurnya mengalir sungai yang berhulu di Gunung Kelud.
Relief di Candi Penataran menggambarkan berbagai makhluk seperti singa, garuda, kera, angsa, dan babi hutan, serta cerita mitologis yang menjadi bagian penting dari kebudayaan Hindu pada masa itu. Keindahan arsitektur dan nilai sejarahnya menjadikan candi ini sebagai destinasi utama bagi pecinta wisata budaya.
2. Candi Sawentar
Dilansir Dekaranganjar, candi yang terletak di Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro ini diyakini dibangun pada awal berdirinya Kerajaan Majapahit. Candi ini menggunakan batu andesit sebagai bahan bangunannya dan memiliki posisi yang lebih rendah dari permukaan tanah di sekitarnya. Relief yang menghiasi dinding candi menampilkan berbagai binatang serta kisah mitologis yang khas dari kebudayaan Jawa kuno.
3. Candi Simping
Melansir dari Dekaranganjar, Candi Simping, juga dikenal sebagai Candi Sumberjati, terletak di Desa Sumberjati, Kecamatan Kademangan. Candi ini memiliki nilai historis tinggi karena merupakan tempat pendharmaan Raden Wijaya, raja pertama sekaligus pendiri Kerajaan Majapahit.
Meskipun saat ini hanya tersisa bagian fondasi lantai, keberadaan candi ini tetap menjadi simbol penting dalam sejarah Majapahit. Relief yang ada menampilkan gambaran hewan dan mitologi, mencerminkan pengaruh kuat ajaran Hindu dalam kehidupan spiritual masyarakat kala itu.
4. Candi Gambar Wetan
Berlokasi di Desa Gambar, Kecamatan Nglegok, Candi Gambar Wetan berdiri di lereng Gunung Kelud dan dekat dengan aliran Sungai Bladak. Situs ini merupakan kompleks percandian yang terdiri dari beberapa struktur bangunan. Seperti candi-candi lainnya di Blitar, relief di tempat ini juga menampilkan berbagai binatang dan cerita-cerita mitologi Hindu.
5. Candi Sirah Kencong
Candi Sirah Kencong terletak di Dusun Sirah Kencong, Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi. Uniknya, candi ini berada di tengah area perkebunan teh milik PTPN XII. Pertama kali ditemukan pada tahun 1967, Candi Sirah Kencong terdiri dari tiga bangunan yang berderet dengan arah hadap ke barat.
Meskipun bagian atap sudah hilang, struktur kaki dan badan candi masih bisa dinikmati. Relief pada bangunan ini sangat tipis namun tetap menampilkan ciri khas gaya arsitektur Hindu kuno.
Mengunjungi candi-candi di Blitar tidak hanya menyajikan keindahan arsitektur dan panorama alam, tetapi juga mengajak kita menyelami cerita dan filosofi kehidupan masa lalu. Setiap relief dan susunan batu membawa pesan peradaban yang pernah berjaya di Nusantara.
Blitar bukan hanya tempat kelahiran Bung Karno, tapi juga rumah bagi berbagai candi kuno yang menyimpan banyak cerita sejarah. Mulai dari Candi Penataran yang megah, hingga Candi Simping yang sakral, semuanya menawarkan pengalaman wisata yang edukatif dan bermakna.
Jadi, kalau kamu ingin liburan sambil belajar sejarah, Blitar adalah pilihan yang tepat! Jangan lupa siapkan kamera, karena setiap sudut candi di sini sangat instagramable.
Bagi wisatawan lokal maupun mancanegara, menjelajahi destinasi sejarah ini adalah pengalaman yang kaya akan pengetahuan dan spiritualitas. Tidak heran jika Blitar layak menjadi tujuan utama wisata sejarah di Jawa Timur.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
