
Dubes RI di Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel. (Hilmi Setiawan/Jawa Pos)
MENURUT Dubes RI di Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, saat ini adalah masa keemasan hubungan Indonesia dengan Arab Saudi. Momentum itu harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Termasuk untuk urusan penyelenggaraan haji. Berikut wawancara M. Hilmi Setiawan dengannya di Makkah kemarin (31/7).
Bagaimana menurut Anda terkait penyelenggaraan haji dari aspek diplomasi?
Haji ini merupakan diplomasi yang begitu dahsyat. Sebab, dalam penyelenggaraan haji ada dialog antar peradaban. Dialog antarbudaya dan dialog antarkultur di sini. Bisa kita tarik bahwa Islam sangat menghargai sebuah dialog. Bukan Islam yang membenturkan peradaban yang ada di dunia ini.
Anda menyebutkan bahwa saat ini adalah masa keemasan hubungan Indonesia dengan Saudi. Apakah berdampak pada penyelenggaraan haji ke depannya?
Indonesia akan menjadi penikmat pertama dalam setiap perbaikan fasilitas. Saat ini masa keemasan hubungan diplomasi antara Kerajaan Saudi dan Republik Indonesia. Kita harus memanfaatkan momentum ini. Masa yang penuh dengan rasa perkawanan dan cinta.
Selain pelayanan fast track atau jalur cepat kedatangan jamaah haji Indonesia, apakah ada inovasi lain yang disiapkan pemerintah Saudi?
Fast track itu hanya sebagian kecil dari rencana besar pemerintah Saudi, yang diberi nama Makkah Road. Nanti ada pengembangan smart city yang terorganisasi dengan pemanfaatan IT. Kemudian, Saudi membuat sarana transportasi publik yang hi-tech. Kemajuan IT untuk memperlancar ibadah. Saudi akan merealisasikan sebuah hospitality yang mewah. Salah satunya di Mina, akan dibangun sebuah bangunan bertingkat, full AC, dan permanen. Bukan tenda seperti sekarang. Sudah ada blueprint-nya.
Kemudian, sedang diriset pelaksanaan tawaf dan sai menggunakan eskalator. Jadi hanya butuh beberapa menit. Semuanya ini sedang digodok sebuah tim di semacam lembaga riset haji dan umrah.
Bagaimana pemerintah Saudi memandang jamaah haji Indonesia?
Beberapa kali kami bertemu dengan petinggi-petinggi Saudi. Mereka menjadikan Indonesia role model atau percontohan jamaah haji dunia. Saudi juga memberikan label bahwa jamaah haji Indonesia itu paling disiplin dan sopan. Di antaranya disampaikan langsung oleh Gubernur Madinah Prince Faishol bin Salman saat menyambut jamaah Indonesia di Bandara Madinah. Putra Raja Salman itu mengatakan, jamaah haji Indonesia paling rapi, tertib, dan disiplin. (*/c9/agm)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
