
Dwi Putri Ramadani, 19 tahun terpilih sebagai Penari Seblang tahun ini. Perempuan yang baru saja lulus dari SMK Negeri 1 Banyuwangi itu merupakan keturunan seblang Salwati. (Istimewa)
JawaPos.com - Tari mistis Seblang Olehsari, Banyuwangi selalu menjadi daya tarik tersendiri. Ratusan pengunjung selalu memadati tradisi budaya yang digelar di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi tersebut.
Ritual Seblang di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah digelar mulai Senin (24/4/2023) hingga tujuh hari ke depan. Seblang merupakan tarian mistis di mana penarinya adalah perempuan terpilih.
Adapun pemilihan penari ditentukan secara supranatural oleh tetua adat setempat yang masih memiliki hubungan darah dengan leluhur seblang terdahulu.
Tarian ini juga melibatkan kegiatan mistis karena si penari akan dirasuki roh halus agar bisa menari.
Seorang pawang akan mengasapi penari seblang dengan asap dupa sambil mengucapkan mantera tertentu. Pembacaan mantera bertujuan agar roh leluhur masuk ke dalam tubuh si penari, sehingga dapat menari dengan mata terpejam mengikuti arahan si pawang dan irama gending.
"Mistis-nya terasa, sempat merinding namun berakhir seru karena dapat lemparan selendang, jadi disuruh ikut menari," tutur Rahmalia Wulan (22), Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi,Universitas Indonesia (UI), yang tengah meneliti Seblang Olehsari secara langsung.
Wulan tertarik dengan kekayaan etnis yang ada di Banyuwangi. Menurutnya, Banyuwangi berhasil membawa tradisi menjadi budaya populer sehingga bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dwi Putri Ramadani, 19 tahun terpilih sebagai Penari Seblang tahun ini. Perempuan yang baru saja lulus dari SMK Negeri 1 Banyuwangi itu merupakan keturunan seblang Salwati. (Istimewa)
"Menjadi unik karena biasanya tradisi itu eksklusif pada satu komunitas tertentu. Disini semua tradisi menjadi inklusif, tak hanya Seblang tapi seperti Barong Ider Bumi, Kebo-keboan dan lainnya juga demikian," tutur mahasiswa asal Palangkaraya itu.
Ritual adat yang dipercayai masyarakat Olehsari sebagai bersih desa dan tolak bala ini diadakan selama tujuh hari berturut - turut.
Kepala Desa Olehsari, Joko Mukhlis mengaku bersyukur pelaksanaan ritual tahun ini berjalan dengan lancar tanpa halangan apapun setelah tahun lalu sempat diguyur hujan deras.
"Puji syukur mulai dari prosesi ritual hingga cuaca sangat mendukung, sehingga semuanya berjalan lancar dan ramai pengunjung sejak kemarin," Ucap Joko.
"Proses masuknya roh leluhur pada penari juga bisa dilakukan dengan satu kali pelaksanaan saja," tambah Joko.
Penari Seblang tahun ini adalah Dwi Putri Ramadani, 19 tahun. Perempuan yang baru saja lulus dari SMK Negeri 1 Banyuwangi itu merupakan keturunan seblang Salwati. Tahun ini adalah tahun pertamanya menjadi seblang menggantikan Susi Susanti (21) yang telah menjadi Seblang sejak 2020.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Ketua Komisi II DPR usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Terlalu Digdaya di AFAS Stadion
Prediksi Skor Wofoo Tai Po vs Lion City Sailors di ACL Two: Tim Singapura Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Gangwon FC vs Phnom Penh Crown: Misi Tuan Rumah Raih Kemenangan Perdana di ACL Two
Prediksi Skor BG Pathum United vs Adelaide United: The Rabbits Waspadai Ketajaman Wakil Australia
Prediksi Skor Sparta Prague vs Lillestrom: Železná Sparta Siap Menang Telak di epet ARENA
Prediksi Skor Tampines Rovers vs Machida Zelvia: Wakil Jepang Berpeluang Curi Tiga Poin di Singapura
Prediksi Skor Kuching City vs Kitchee: The Cats Incar Poin, Wakil Hong Kong Ingin Beri Perlawanan
Prediksi Skor Celje vs Omonia: The Shamrock Jaga Mimpi Lolos ke 32 Besar

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022