
Ilustrasi kitab Primbon Jawa, yang mengungkap weton berjubah emas, yakni hari pasaran Jawa yang direstui semesta untuk raih cita-citanya. (Freepik)
JawaPos.com - Warisan budaya Jawa menyimpan banyak sekali kearifan lokal yang masih relevan hingga kini. Salah satunya adalah ilmu tentang watak manusia berdasarkan pasaran kelahiran.
Dalam penanggalan Jawa, pasaran adalah sistem lima hari yang terdiri dari Wage, Legi, Pon, Kliwon, dan Pahing. Masing-masing pasaran ini dipercaya membawa sifat tertentu pada orang yang lahir di hari tersebut. Menarik, bukan?
Artikel kali ini akan membahas lebih dalam tentang dua pasaran terakhir yang tak kalah unik, yaitu Kliwon dan Pahing. Keduanya memiliki karakteristik yang kuat, bahkan terkesan ekstrem jika dibandingkan dengan pasaran lainnya. Namun jangan khawatir, karena dalam Primbon Jawa, setiap sifat selalu memiliki sisi positif dan negatifnya.
1. Pasaran Kliwon (Nilai 8): Menurut penjelasan pada salah satu Orang yang lahir pada pasaran Kliwon memiliki watak yang disebut Wisomarto Dorojono. Artinya, mereka memiliki sifat yang kompleks, bisa sangat baik, tapi juga bisa sangat buruk. Seseorang dengan watak ini sering kali pandai berbicara, pemaaf, tapi juga bisa berubah sikap tergantung situasi. Uniknya, hewan peliharaan yang cocok untuk orang Kliwon adalah monyet dan anjing, yang melambangkan kecerdikan dan kesetiaan.
Watak kompleks ini menjadikan orang Kliwon terkadang sulit ditebak. Mereka bisa jadi sahabat yang menyenangkan, tapi juga lawan yang tangguh. Jika bisa mengelola emosinya dengan baik, orang Kliwon bisa menjadi pemimpin yang dihormati.
2. Pasaran Pahing (Nilai 9): Watak dari orang yang lahir di pasaran Pahing disebut Cendono. Mereka adalah pribadi yang pandai menyimpan rahasia, punya cita-cita tinggi, dan suka hal-hal baru. Ciri ini membuat orang Pahing terlihat misterius tapi menarik. Hewan peliharaan yang cocok bagi mereka adalah kucing, hewan yang dikenal tenang, cerdas, dan penuh rasa ingin tahu, sangat cocok dengan kepribadian pemilik Pahing.
Orang Pahing biasanya menyukai tantangan dan memiliki pemikiran yang terbuka. Mereka senang belajar dan mengeksplorasi hal-hal baru, menjadikan mereka cepat berkembang di berbagai bidang.
Menelusuri sifat manusia dari sisi pasaran Jawa memang menyenangkan sekaligus menambah wawasan budaya. Orang yang lahir di pasaran Kliwon dan Pahing memiliki karakter yang dalam dan penuh potensi, asalkan bisa dikembangkan dengan baik. Tidak perlu percaya seratus persen, karena yang paling penting adalah bagaimana kita memahami diri sendiri dan terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik. Budaya Jawa mengajarkan kita untuk mengenali potensi dari kelahiran, tapi pada akhirnya, pilihan dan tindakanlah yang menentukan arah hidup kita.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
