
Ilustrasi weton tibo padu, sering bertengkar karena hal sepele tapi tidak akan bercerai (freepik/teksomolika)
JawaPos.com - Dalam perhitungan weton jodoh, sepasang kekasih disebut bernasib tibo padu apabila hasil perhitungan wetonnya adalah 6, 14, 22, dan 33.
Tibo padu artinya cukup buruk, sehingga sering dihindari calon pengantin. Sampai saat ini, perhitungan weton memang masih menjadi pedoman masyarakat Jawa untuk menilai kualitas hubungan dan masa depan pernikahan seseorang.
Tak jarang, calon pengantin membatalkan rencana pernikahannya karena hasil perhitungan mereka yang menunjukkan hasil buruk.
Weton tibo padu sering diramalkan tidak akan berujung pada perceraian, tetapi membuat banyak pasangan khawatir. Lantas apa makna tibo padu dan bagaimana perhitungannya?
Dikutip dari kanal YouTube Gading Tunggal, Senin (26/5), tibo padu artinya pasangan yang akan sering mengalami pertengkaran, tetapi tidak akan berakhir pada perceraian.
Pertengkaran berkutat di masalah-masalah sepele yang bisa diselesaikan dengan komunikasi. Jadi, pasangan yang bernasib padu diharapkan belajar bersikap terbuka pada pasangan dan sering mengalah.
Pasalnya, pertengkaran kecil yang terus-menerus terjadi dapat membuat hubungan pernikahan terasa kurang harmonis.
Tentunya, hal ini tidak hanya berdampak pada pasangan suami dan istri saja, tetapi anak-anak dan keluarga mempelai laki-laki dan perempuan.
Untuk mengetahui weton jodoh di antara masing-masing calon pengantin, calon harus menghitung dari weton kelahiran terlebih dahulu. Setelah itu, jumlahkan hasilnya dan sesuaikan dengan makna wetonnya.
Contoh: calon pengantin perempuan lahir pada Senin Pon. Artinya, Senin itu 4, dan Pon itu 7. Jika dijumlah adalah 11.
Sedangkan calon pengantin pria lahir pada Rabu Kliwon. Artinya, Rabu itu 7, dan Kliwon itu 8. Jika dijumlah jadi 15.
Jadi, perempuan (Senin Pon 11), dan pria (Rabu Kliwon 15). Jumlah weton calon pengantin jika ditambahkan hasilnya 11 + 15 yaitu 26.
Setelah mendapatkan hasil yang sesuai, berikut makna weton tersebut:
1. Pegat: Pasangan akan menghadapi banyak masalah dan berujung pada perceraian. Biasanya keduanya berjumlah 17, 25 dan 33.
2. Ratu: Pasangan ini dianggap berjodoh bahkan dihormati atau dihargai oleh orang terdekat dan masyarakat. Jumlahnya 18, 26, 34.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
