Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 Juni 2025 | 03.23 WIB

Orang yang Selalu Dikucilkan dari Acara Sosial Biasanya Memiliki 7 Ciri Kepribadian Ini Menurut Psikologi, Apa Sajakah Itu?

seseorang yang dikucilkan dari acara sosial./Freepik. - Image

seseorang yang dikucilkan dari acara sosial./Freepik.

JawaPos.com - Dalam kehidupan sosial, ada orang-orang yang tampaknya selalu diundang ke setiap acara—dari pesta ulang tahun hingga pertemuan keluarga.

Namun, ada pula individu yang justru selalu tertinggal, tidak diikutsertakan, atau bahkan sengaja dikesampingkan dari lingkaran sosial.

Bukan semata-mata karena mereka kurang beruntung atau tidak dikenal, melainkan bisa jadi ada faktor kepribadian tertentu yang menyebabkan mereka dikucilkan dari berbagai kesempatan sosial.

Psikologi sosial telah lama mengkaji dinamika kelompok dan eksklusi sosial.

Banyak studi menunjukkan bahwa individu yang kerap dikucilkan dari acara sosial cenderung menunjukkan pola perilaku atau ciri kepribadian tertentu yang membuat orang lain enggan untuk berinteraksi lebih lanjut.

Dilansir dari Geediting pada Selasa (10/6), terdapat 7 ciri kepribadian yang secara psikologis sering ditemukan pada orang-orang yang mengalami pengucilan sosial.

1. Cenderung Negatif dan Sinis

Orang yang terlalu sering menyampaikan komentar negatif atau bersikap sinis terhadap apa pun sering kali membuat suasana menjadi tidak nyaman.

Dalam konteks sosial, individu seperti ini dianggap sebagai “pembawa energi buruk” yang merusak suasana.

Psikologi menyebut ini sebagai negativity bias dalam interaksi sosial—di mana otak manusia lebih sensitif terhadap stimulus negatif daripada positif.

Akibatnya, satu komentar sinis bisa diingat lebih lama daripada sepuluh komentar menyenangkan.

2. Kurang Empati dan Sering Memonopoli Percakapan

Empati adalah pondasi penting dalam interaksi sosial.

Orang yang tidak menunjukkan empati cenderung berbicara tanpa mendengarkan, mengabaikan perasaan orang lain, atau mengubah topik untuk kembali pada dirinya sendiri.

Dalam psikologi, perilaku ini sering dikaitkan dengan egosentrisme atau bahkan tanda awal dari kepribadian narsistik.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore