Karakter ini ibarat pedang bermata dua. Foto: Freepik
JawaPos.com-Dalam budaya Jawa, weton bukan sekadar hari lahir, melainkan peta kehidupan. Perhitungan hari (dino) dan pasaran (pasaran Jawa) diyakini memengaruhi karakter, rezeki, jodoh, hingga peruntungan seseorang.
Setiap weton membawa energi dan nilai neptu tertentu yang menjadi dasar ramalan dalam primbon Jawa.
Inilah sebabnya kelahiran Pahing sering dipandang sebagai takdir berat yang menuntut perjalanan panjang penuh ujian sebelum menemukan cahaya keberhasilan.
Dalam hitungan primbon, Pahing memiliki nilai neptu 9. Angka ini tergolong tinggi, bahkan dianggap sebagai simbol energi yang besar, panas, dan keras.
Neptu Hari: misalnya Minggu (5), Senin (4), Selasa (3), Rabu (7), Kamis (8), Jumat (6), Sabtu (9).
Neptu Pasaran: Pahing (9).
Sehingga seseorang yang lahir di hari tertentu dengan pasaran Pahing akan memiliki total neptu yang besar. Semakin tinggi neptunya, semakin kuat pula energi yang dimilikinya. Energi inilah yang bisa menjadi berkah jika terkendali, tetapi bisa membawa kesulitan bila dibiarkan liar.
Dilansir dari kanal Ngaos Jawa, orang yang lahir di bawah naungan weton Pahing sering digambarkan sebagai pribadi yang:
Keras kepala dan tegas
Mereka sulit dipengaruhi, cenderung berpegang pada prinsip sendiri.
Ambisius dan penuh semangat
Energi besar dalam dirinya membuat mereka jarang menyerah.
Mudah tersulut emosi
Panasnya energi Pahing menjadikan mereka cepat marah bila diperlakukan tidak adil.
Berani ambil risiko
Mereka tipe pejuang, siap melangkah meski jalannya penuh bahaya.
Sulit diatur sejak kecil
Anak kelahiran Pahing sering membuat orang tua kewalahan karena keras kepala dan penuh rasa ingin tahu.
Karakter ini ibarat pedang bermata dua. Jika diarahkan dengan bijak, mereka bisa menjadi pemimpin yang kuat dan disegani. Namun jika gagal mengendalikan emosi, mereka bisa terjebak dalam kehancuran.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
