JawaPos.com - Mbah Leginah, seorang nenek asal Cepu, Blora yang viral karena konten lucu bersama cucunya Refido Kriska dikabarkan meninggal dunia pada, Jumat (2/10) malam.
Lansia perempuan itu berpulang pada usia sekitar 85 tahun karena sakit. Nyawanya tak tertolong meski telah dirujuk ke rumah sakit.
Kerabat terdekatnya, Suroso menyampaikan bahwa Mbah Leginah sempat mengalami keluhan sesak napas yang cukup berat.
Pihak keluarga kemudian bergegas membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Baca Juga: MK Minta Tak Ada Tekanan Opini Jelang Putusan Perkara Ijazah Gibran
Namun, tidak lama setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit, Mbah Leginah dinyatakan meninggal dunia.
Jenazah almarhumah kemudian dimakamkan pada Sabtu (3/10)dengan dihadiri oleh keluarga, kerabat, serta warga sekitar yang mengenalnya sebagai sosok tetangga yang sangat ramah dan baik.
Kepergian Mbah Leginah ternyata meninggalkan duka mendalam bagi para pengikut konten RefidoKriska.
Sosok Mbah Leginah viral berkat video interaksi jenaka dengan Refido. Mbah Leginah disebut sosok yang polos karena sering digoda oleh cucunya.
Salah satu video yang sempat hits di media sosial yakni saat sang nenek diprank oleh cucunya mendapat kiriman surat dari presiden.
Sang cucu membacakan surat tersebut bahwa Mbah Leginah diminta ikut perang di perbatasan Malaysia. Sontak hal ini membuat Mbah kaget dan menolak perintah itu karena merasa sudah tua dan tidak bisa berjalan lagi.
Sang cucu melanjutkan banyolannya dengan menyebut neneknya bisa ikut perang menggunakan kursi roda yang disediakan oleh negara.
Kepolosan, celetukan spontan, serta penggunaan dialog bahasa Jawa yang medok dan alami menjadi daya tarik utama yang membuat Mbah Leginah begitu akrab di hati para penikmat media sosial.
Berbagai tayangan ulang mengenai aksinya kini kembali ramai diunggah warganet sebagai bentuk penghormatan dan kenangan atas keceriaan yang pernah ia hadirkan.