JawaPos.com - Ombudsman RI membantah pernyataan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas II Cibinong nonaktif, Wisnu Hani Putranto, soal tidak adanya kamera pengawas atau CCTV saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke hunian mewah di Lapas Cibinong. Pasalnya, Wisnu mengklaim tidak ada CCTV di tempat yang menjadi sasaran sidak Ombudsman RI.
Namun, Ombudsman mengaku melihat terpasangnya CCTV di area yang menyita perhatian publik tersebut.
"Kalau di waktu itu, ada di rumah yang putih itu ada CCTV ya, ada sebenarnya," kata Anggota Ombudsman RI Syafrida R. Rasahan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9).
Baca Juga: Riset Buktikan Pemilik IQ Tinggi Cenderung Pasif, Kebiasaan Malas Tapi Otak Aktif
Namun, Farida tidak mengetahui CCTV yang terpasang tersebut berfungsi normal atau tidak. Sebab, saat sidak dirinya tidak melakukan pengecekan atas CCTV yang terpasang di area hunian mewah.
"Tapi apakah CCTV itu berfungsi atau tidak, kami tidak mengetahui," jelasnya.
Kalapas Cibinong nonaktif Klaim Tak Ada CCTV
Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong nonaktif, Wisnu Hani Putranto, mengklaim tidak ada CCTV di area yang menjadi sasaran sidak Ombudsman RI. Pernyataan itu disampaikan Wisnu dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi XIII DPR, pada Senin (28/9).
"Tidak ada, Bapak," klaim Wisnu dihadapan para anggota Komisi XIII DPR.
Persoalan CCTV tersebut mencuat usai sidak Ombudsman RI terhadap Lapas Kelas IIA Cibinong. Dalam sidak tersebut, Ombudsman menemukan area dengan fasilitas yang dinilai tidak seperti ruang hunian warga binaan pada umumnya.