← Beranda
2 Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan di Pesisir Kalteng, 55 Masih Hilang
Ardini Pramitha• Sabtu, 3 Oktober 2026 | 05.19 WIB
Tim SAR Gabungan kembali menemukan dua korban KM Virgo Transport 8, Jumat (2/10) pukul 08.00 WITA. (Basarnas)

JawaPom.com - Tim SAR Gabungan kembali menemukan dan mengevakuasi dua korban KM Virgo Transport 8, Jumat (2/10) pukul 08.00 WITA.

Kedua jenazah itu ditemukan dalam pencarian melalui jalur darat di wilayah pesisir Kalimantan Tengah.

“Informasi penemuan tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin dari Kantor SAR Palangkaraya,” ujar Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii.

Syafii mengungkapkan, sebelumnya tim SAR Gabungan dari Kantor SAR Palangkaraya juga menemukan empat korban pada Rabu (30/9), di wilayah pesisir.

Baca Juga: Nakhoda KM Virgo Transport 8 Disidik dengan Pasal Berlapis

Dengan tambahan dua korban yang ditemukan hari ini, jumlah korban yang ditemukan di pesisir Kalimantan Tengah menjadi enam orang.

“Enam korban yang ditemukan selanjutnya mendapatkan penanganan dan dievakuasi ke fasilitas kesehatan untuk proses identifikasi lebih lanjut,” ungkapnya.

Seluruh korban yang ditemukan pada Jumat pagi dievakuasi menuju Banjarmasin menggunakan helikopter Basarnas HR-3604.

Dengan temuan dan penanganan terhadap enam korban tersebut, jumlah korban KM Virgo Transport 8 yang telah ditemukan mencapai 188 orang dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes.

Rincian sementara terdiri atas 108 orang selamat dan 80 orang meninggal dunia, sementara 55 orang masih dalam pencarian.

Baca Juga: Mabes Polri Tetapkan Nakhoda KM Virgo Transport 8 Sebagai Tersangka

Basarnas terus melakukan upaya pencarian secara maksimal untuk menemukan korban yang masih dalam pencarian, dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh personel yang terlibat dalam operasi.

“Operasi SAR masih terus dilaksanakan oleh Tim SAR Gabungan dengan mengoptimalkan seluruh unsur dan sarana yang tersedia, baik melalui pencarian di laut maupun penyisiran melalui jalur darat,” imbuh Syafii.

 

EDITOR: Bayu Putra