JawaPos.com - Kabar kurang menyenangkan datang dari kubu Bhayangkara Presisi Indonesia FC jelang laga penting melawan Persija Jakarta dalam lanjutan Super League 2025/2026 akhir pekan ini.
Dua pemain asing andalan mereka, Ryo Matsumura dan Allan Cardozo, dipastikan absen dalam pertandingan tersebut.
Absennya dua pemain ini bukan karena cedera atau hukuman kartu, melainkan akibat klausul khusus dalam kontrak. Baik Ryo maupun Allan diketahui memiliki keterikatan dengan Persija, sehingga ada kesepakatan yang melarang mereka tampil saat menghadapi klub tersebut.
Baca Juga: Harapan Terbesar Ivar Jenner Bersama Dewa United di Kompetisi Tanah Air
Situasi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Bhayangkara FC. Pasalnya, Ryo Matsumura selama ini memegang peran penting sebagai pengatur serangan.
Gelandang asal Jepang itu tampil cukup konsisten musim ini dengan catatan satu gol dan tiga assist dari enam pertandingan.
Selain itu, ia juga mencatat rata-rata 2,5 umpan kunci per laga dengan akurasi operan mencapai 82 persen.
Baca Juga: Heboh Unggahan Ryo Matsumura Soal Gaji, Manajemen Persija Jakarta Akhirnya Buka Suara
Kontribusi Ryo bahkan disebut mencapai hampir 40 persen dari total gol Bhayangkara FC di putaran kedua. Kehadirannya kerap menjadi pembeda, terutama saat tim mengalami kebuntuan dalam membongkar pertahanan lawan.
Di sisi lain, Allan Cardozo juga memiliki peran vital, terutama dalam membantu keseimbangan tim. Kombinasi keduanya selama ini menjadi salah satu kekuatan utama The Guardian, baik dalam fase menyerang maupun bertahan.
COO Bhayangkara FC, Sumardji, menegaskan bahwa klub sudah memahami situasi ini sejak awal. Ia menyebut pihaknya tetap menghormati kesepakatan yang telah dibuat secara profesional.
Dengan kondisi tersebut, pelatih Bhayangkara FC kini dituntut untuk memaksimalkan kedalaman skuad.
Pemain pelapis diharapkan mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan Ryo dan Allan, meski secara kualitas dan pengalaman tentu tidak mudah untuk menggantikan peran keduanya.
Pertandingan melawan Persija diprediksi akan berjalan ketat. Tanpa dua pilar pentingnya, Bhayangkara FC harus menemukan cara lain untuk tetap kompetitif. Di sisi lain, Persija berpeluang memanfaatkan situasi ini untuk meraih hasil maksimal.
Baca Juga: Panpel Persik Kediri Kantongi Izin Pertandingan Lawan Persijap Jepara
Menarik untuk ditunggu bagaimana strategi yang akan diterapkan Bhayangkara FC dalam laga krusial ini, sekaligus menguji seberapa siap skuad mereka menghadapi tekanan tanpa dua pemain kunci.