← Beranda
Ngerinya Inovasi Persija Jakarta! Fan Token Berbasis Blockchain Siap Ubah Cara Jakmania Dukung Klub
Moch. Rizky Pratama Putra• Jumat, 3 April 2026 | 15.58 WIB
Persija Jakarta resmi gandeng Chiliz, hadirkan fan token untuk mempererat hubungan dengan Jakmania di era digital. (Dok. Istimewa)

JawaPos.com — Persija Jakarta kembali bikin gebrakan yang tak bisa dipandang sebelah mata. Kali ini, Macan Kemayoran masuk ke era digital dengan meluncurkan Persija Fan Token berbasis teknologi blockchain.

Langkah ini diumumkan bersama Chiliz Group, perusahaan penyedia blockchain global yang fokus pada industri olahraga dan hiburan. Kolaborasi ini menandai langkah serius Persija Jakarta dalam menghadirkan pengalaman baru bagi para pendukungnya, Jakmania.

Baca Juga: Tangis di Meksiko, Sejarah di Depan Mata! Frans Putros Bawa Nama Persib Bandung ke Piala Dunia 2026

Persija Fan Token akan memberikan berbagai keuntungan eksklusif bagi para pemiliknya. Mulai dari hak voting keputusan klub, akses konten premium, pengalaman VIP, hingga program hadiah berbasis gamifikasi.

Tak hanya itu, para penggemar juga bisa mengoleksi aset digital yang berkaitan dengan klub kebanggaan mereka. Inovasi ini menjadi jembatan baru antara Persija Jakarta dan Jakmania di era serba digital.

Peluncuran ini sekaligus mempertegas ekspansi besar Chiliz di Asia Tenggara. Kawasan ini dinilai memiliki potensi besar dengan basis penggemar sepak bola yang sangat masif dan loyal.

Persija Jakarta kini bergabung dalam ekosistem Chiliz bersama klub-klub lain di kawasan. Sebelumnya sudah ada Persib Bandung, Bali United FC, dan Johor Darul Ta’zim yang lebih dulu masuk dalam jaringan tersebut.

Indonesia sendiri menjadi pasar yang sangat menjanjikan bagi industri sepak bola. Dengan estimasi lebih dari 200 juta penggemar, negara ini menjadi prioritas penting bagi pengembangan teknologi fan engagement seperti ini.

CEO Chiliz dan Socios.com, Alexandre Dreyfus, mengungkapkan antusiasmenya terhadap kerja sama ini. Ia melihat Persija Jakarta sebagai klub dengan basis suporter yang sangat kuat dan potensial.

“Kami menyambut salah satu klub sepak bola paling ikonik di Asia Tenggara ke dalam ekosistem Chiliz, di saat kebutuhan akan utilitas nyata semakin tinggi,” ungkap Alexandre Dreyfus.

Baca Juga: Sembilan Laga Tak Terkalahkan! Ini Lima Fakta Mengejutkan Persebaya Surabaya Jelang Hadapi Persita Tangerang di GBT

“Basis suporter Persija yang luar biasa adalah komunitas yang sangat tepat bagi kehadiran Fan Token.”

“Ini bukan sekadar inovasi digital, tetapi tentang memberikan suara nyata dan peran yang lebih berarti bagi para penggemar dalam perjalanan klub.”

“Kami bangga dapat mewujudkannya bersama mitra dengan reputasi dan ambisi sebesar Persija.”

Pernyataan tersebut menegaskan jika fan token bukan sekadar tren sesaat. Ada visi besar untuk memberikan keterlibatan nyata bagi suporter dalam perjalanan klub.

Dari sisi Persija Jakarta, langkah ini juga dianggap sebagai evolusi penting dalam hubungan dengan Jakmania. Klub ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dekat, interaktif, dan modern.

Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menegaskan komitmen tersebut. Ia menyebut kedekatan dengan suporter adalah fondasi utama klub sejak dulu.

“Persija Jakarta selalu bertumpu pada kedekatan dengan para pendukungnya,” ungkap Prapanca.

“Jakmania adalah salah satu kelompok suporter paling bergairah dalam sepak bola dunia, dan kemitraan Fan Token ini membuka cara baru bagi kami untuk berinteraksi dengan mereka, tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di seluruh dunia.”

“Kami antusias bekerja sama dengan Chiliz untuk menghadirkan pengalaman yang bermakna bagi Jakmania sekaligus menjadi pelopor bagi klub-klub di kawasan ini.”

Fan token ini menjadi simbol transformasi digital Persija Jakarta. Klub tidak hanya fokus pada prestasi di lapangan, tetapi juga inovasi di luar lapangan.

Dengan teknologi blockchain, transparansi dan keamanan menjadi nilai tambah yang ditawarkan. Hal ini memberikan kepercayaan lebih bagi penggemar dalam berinteraksi dengan klub.

Bagi Jakmania, ini bukan sekadar soal dukungan dari tribun stadion. Kini mereka bisa ikut terlibat langsung dalam keputusan klub melalui sistem voting digital.

Fenomena ini juga menunjukkan bagaimana sepak bola terus berkembang mengikuti zaman. Teknologi menjadi alat untuk memperkuat hubungan emosional antara klub dan penggemarnya.

Persija Jakarta yang berdiri sejak 1928 memang dikenal sebagai salah satu klub paling bersejarah di Indonesia. Dengan 11 gelar kasta tertinggi, Macan Kemayoran punya rekam jejak prestasi yang kuat.

Basis suporter Jakmania yang besar dan loyal menjadi kekuatan utama klub. Kini, dengan hadirnya fan token, loyalitas itu naik level ke dunia digital.

Langkah ini bisa menjadi pemicu bagi klub lain di Indonesia untuk mengikuti jejak serupa. Era baru sepak bola Indonesia perlahan mulai terbentuk dengan sentuhan teknologi.

Persija Jakarta tampaknya tidak ingin tertinggal dalam revolusi ini. Mereka justru mengambil posisi terdepan sebagai pelopor inovasi digital di Tanah Air.

Jika berhasil, fan token ini bukan hanya menguntungkan klub. Namun juga membuka peluang baru bagi industri olahraga Indonesia secara keseluruhan.

Kini, menarik menunggu bagaimana respons Jakmania terhadap inovasi ini. Satu yang pasti, Persija Jakarta kembali menunjukkan taringnya, bukan hanya di lapangan, tetapi juga di dunia digital.

EDITOR: Hendra