JawaPos.com - Kuota internet yang cepat habis bisa menjadi masalah bagi pengguna HP Android, terutama jika setiap hari digunakan untuk bekerja, belajar, menonton video, membuka media sosial, hingga berkomunikasi lewat aplikasi pesan.
Tanpa disadari, sejumlah aktivitas di HP dapat menghabiskan data seluler meskipun kamu merasa tidak menggunakannya secara berlebihan.
Kabar baiknya, kamu tidak harus mengurangi aktivitas di HP hanya demi menghemat kuota. Ada beberapa pengaturan Android yang bisa dimanfaatkan untuk mengendalikan penggunaan data, mulai dari membatasi aktivitas aplikasi di latar belakang hingga mengatur kualitas video.
Dengan begitu, kamu tetap bisa menggunakan aplikasi sehari-hari tanpa membuat kuota cepat terkuras.
Berikut 7 cara menghemat kuota Android!
1. Aktifkan Fitur Penghemat Data di Android
Salah satu cara paling mudah untuk menghemat kuota adalah mengaktifkan fitur Penghemat Data atau *Data Saver*. Fitur ini membantu membatasi penggunaan data seluler oleh sebagian besar aplikasi ketika berjalan di latar belakang.
Untuk mengaktifkannya, buka menu Pengaturan, lalu masuk ke bagian Jaringan dan Internet atau Koneksi, tergantung merek HP yang kamu gunakan. Cari menu Penghemat Data dan aktifkan fitur tersebut.
Dengan pengaturan ini, aplikasi yang tidak sedang dibuka dapat mengurangi aktivitas penggunaan data. Namun, beberapa aplikasi mungkin menunda sinkronisasi atau notifikasi hingga kamu membukanya. Jika ada aplikasi penting yang harus tetap berjalan, kamu bisa memberikan pengecualian melalui pengaturan penggunaan data tanpa batas, jika tersedia.
2. Batasi Penggunaan Data di Latar Belakang
Sejumlah aplikasi tetap menggunakan internet meskipun sedang tidak kamu buka. Aktivitas tersebut bisa berupa sinkronisasi, pembaruan informasi, pemuatan konten, hingga proses lain yang berjalan otomatis.
Untuk memeriksanya, buka Pengaturan, kemudian cari menu Penggunaan Data atau Penggunaan Data Aplikasi. Pilih aplikasi yang ingin diperiksa dan lihat berapa banyak data yang digunakan. Pada sejumlah perangkat, kamu juga bisa menonaktifkan opsi data latar belakang untuk aplikasi tertentu.
Cara ini berguna untuk aplikasi yang tidak membutuhkan pembaruan secara terus-menerus. Namun, jangan sembarangan membatasi aplikasi pesan atau aplikasi kerja yang membutuhkan notifikasi langsung karena pemberitahuannya bisa terlambat masuk.
3. Turunkan Kualitas Video di Media Sosial
Menonton video merupakan salah satu aktivitas yang dapat menghabiskan banyak kuota, terutama jika konten diputar dalam resolusi tinggi. Hal ini berlaku untuk aplikasi seperti YouTube dan berbagai platform video pendek.
Kamu bisa menghemat data dengan memilih resolusi video yang lebih rendah ketika menggunakan jaringan seluler. Di YouTube, misalnya, buka pengaturan kualitas video dan pilih opsi penghemat data jika tersedia.
Untuk aplikasi media sosial lainnya, periksa pengaturan penggunaan data atau kualitas media. Beberapa aplikasi juga menyediakan pilihan untuk mengurangi pemutaran video otomatis. Dengan pengaturan ini, kamu tetap bisa menikmati konten tanpa harus selalu menggunakan kualitas tertinggi.
4. Matikan Pemutaran Video Otomatis
Video yang diputar otomatis saat kamu menggulir linimasa media sosial dapat menghabiskan kuota tanpa disadari. Kamu mungkin hanya ingin membaca unggahan atau melihat foto, tetapi video yang muncul ikut dimuat dan diputar.
Periksa pengaturan di setiap aplikasi media sosial yang kamu gunakan. Jika tersedia, ubah opsi pemutaran otomatis agar hanya berjalan ketika terhubung ke Wi-Fi atau nonaktifkan fitur tersebut.
Cara ini tidak mengharuskan kamu berhenti menggunakan media sosial. Kamu tetap bisa menonton video yang menarik dengan mengekliknya secara manual, sehingga penggunaan data lebih sesuai dengan kebutuhan.
5. Atur Pembaruan Aplikasi agar Hanya Menggunakan Wi-Fi
Pembaruan aplikasi dapat mengonsumsi data seluler, terutama jika ukuran file yang diunduh cukup besar. Jika banyak aplikasi diperbarui secara otomatis melalui jaringan seluler, kuota bulanan bisa cepat berkurang.
Untuk mengaturnya, buka Google Play Store, masuk ke profil, lalu pilih Pengaturan. Cari preferensi jaringan dan atur pembaruan aplikasi agar dilakukan melalui Wi-Fi saja. Nama menu bisa berbeda tergantung versi Play Store yang kamu gunakan.
Dengan cara ini, kamu tetap bisa memperoleh pembaruan aplikasi tanpa harus mengalokasikan kuota seluler untuk mengunduhnya. Pastikan kamu tetap memperbarui aplikasi secara berkala ketika tersedia jaringan Wi-Fi agar keamanan dan fungsinya tetap terjaga.
6. Gunakan Fitur Unduh untuk Konten yang Sering Diakses
Jika kamu sering mendengarkan musik, menonton film, atau membaca materi tertentu, manfaatkan fitur unduh yang tersedia pada aplikasi terkait. Konten yang sudah diunduh dapat diakses kembali tanpa harus menggunakan data seluler untuk memuatnya dari internet.
Sebagai contoh, kamu bisa mengunduh daftar putar musik atau episode podcast ketika terhubung ke Wi-Fi. Begitu pula dengan video atau materi pembelajaran yang menyediakan opsi unduhan resmi.
Perlu diingat, fitur ini bergantung pada layanan dan jenis kontennya. File unduhan juga membutuhkan ruang penyimpanan, sehingga sebaiknya hapus konten yang sudah tidak diperlukan agar memori HP tetap lega.
7. Matikan Sinkronisasi Otomatis yang Tidak Diperlukan
Android dapat menyinkronkan berbagai informasi secara otomatis, seperti email, kontak, kalender, dan data dari aplikasi tertentu. Sebagian proses sinkronisasi menggunakan internet meskipun kamu tidak sedang membuka aplikasi tersebut.
Kamu bisa memeriksa pengaturan akun di HP dan meninjau layanan yang melakukan sinkronisasi otomatis. Jika ada layanan yang tidak perlu diperbarui setiap saat, sesuaikan frekuensi sinkronisasinya atau nonaktifkan sementara fitur tersebut.
Meski begitu, jangan mematikan semua sinkronisasi secara sembarangan. Sinkronisasi kontak, kalender, atau data penting lainnya bisa membantu menjaga informasi tetap tersedia di perangkat lain. Pilih layanan yang memang tidak kamu butuhkan untuk diperbarui secara langsung.