Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 Januari 2024 | 03.00 WIB

4 Tips Mempelajari Alogritma Feed TikTok

Ilustrasi – Logo TikTok. - Image

Ilustrasi – Logo TikTok.

JawaPos.com - Bagi pengguna aplikasi media sosial (medsos) TikTok, kerap bertanya-tanya feed Untuk Anda (For You) kenapa begitu personal. Video-video yang disuguhkan seolah-olah dibuat khusus pengguna (user) itu sendiri. Berbeda dengan user lainnya.

Jawabannya terletak pada algoritma yang bekerja di balik layar, sistem rekomendasi yang terus mempelajari preferensi pengguna, dan menciptakan pengalaman scrolling yang tak ada habisnya.

Dari sejumlah data yang dirilis pihak TikTok, algoritma aplikasi ini bukanlah sekadar mesin acak. Algoritma bekerja bagaikan seorang teman yang memperhatikan setiap klik, like, dan tontonan user. Semakin algoritma mengenalmu preferensi penggunanya, semakin mampu aplikasi itu menyuguhkan konten yang sesuai dengan selera sang pengguna.

Beragam faktor seperti video yang disukai dan bagikan, akun yang diikuti, bahkan komentar yang ditulis, akan dipertimbangkan. Informasi itu akan membantu sistem rekomendasi memahami minat dan ketertarikan pengguna.

Tak hanya itu, algoritma juga mempertimbangkan hal-hal lain seperti bahasa, lokasi, dan bahkan tren yang sedang bergulir, sehingga feed For You menjadi unik dan berbeda dari milik siapa pun.

Ingin mengenal algoritma ini lebih dalam? Cobalah bereksperimen dengan like, share, dan tontonan. Amati bagaimana feed For You bakal berubah dan beradaptasi. Bagi kamu mungkin akan terkejut dengan betapa cepatnya ia belajar memahamimu!

Jika menemukan konten di FYP yang mungkin tidak sesuai dengan Panduan Komunitas TikTok atau berpotensi mengandung misinformasi, komunitas TikTok dengan memanfaatkan serangkaian fitur di bawah ini:

1. Tekan tombol "Tidak Tertarik"
TikTok menggunakan algoritma cerdas untuk memahami perilaku pengguna dan menampilkan konten yang relevan. Dengan menggunakan fitur "Tidak Tertarik", algoritma dapat mempelajari jenis konten yang ingin dilihat oleh pengguna di FYP.

Selain membantu membentuk pengalaman FYP yang sesuai dengan preferensi pengguna, fitur ini juga bisa membantu pengguna mengurangi konten yang mengandung hoax, berita palsu, atau misinformasi. Jika menemukan konten yang dianggap sebagai misinformasi atau hoax, jangan ragu untuk menekan tombol "Tidak Tertarik".

2. Saring kata kunci
TikTok memiliki kebijakan konten yang ketat untuk melarang penyebaran misinformasi. Konten yang terbukti melanggar kebijakan ini akan dihapus dari TikTok. Kamu pun juga bisa menggunakan fitur "Saring Kata Kunci" untuk memblokir konten tertentu muncul di FYP kamu.

3. Laporkan konten
TikTok menyediakan fitur pelaporan yang memungkinkan pengguna melaporkan konten yang melanggar Panduan Komunitas TikTok, termasuk konten yang berpotensi mengandung misinformasi/hoax. Jika kamu menemukan konten serupa, kamu pun dapat melaporkannya untuk ditinjau lebih lanjut oleh TikTok.

4. Menyegarkan feed Untuk Anda di TikTok
Dengan memilih fitur "Segarkan feed Untuk Anda" di laman pengaturan, FYP kamu akan menampilkan konten seperti saat kamu pertama kali menggunakan TikTok. Fitur ini juga memungkinkan kamu untuk melihat konten baru yang belum pernah dilihat sebelumnya di FYP kamu.

Dengan memahami algoritma, berinteraksi dengan baik, serta menggunakan fitur keamanan TikTok, pengguna bisa mengambil kendali penuh untuk membantu menciptakan FYP yang lebih aman dan informatif. Mari bersama-sama #SalingJaga melawan misinformasi dan hoax di TikTok!

Untuk informasi lebih lanjut mengenai bagaimana cara mengendalikan FYP, baca infografis di bawah ini:

Grafis panduan menggunakan TikTok

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore