
Bulan Karunia Rudiyanti menerima kursi roda dari Presiden Jokowi di Pekanbaru pada Selasa (20/3) siang kemarin.
JawaPos.com - Bulan Karunia Rudiyanti, gadis cantik penyandang disabilitas yang menerima kursi roda dari Presiden Joko Widodo memiliki cita-cita ingin menjadi seorang pelukis andal.
"Bulan pengen jadi pelukis karena Bulan suka menggambar. Gambarnya apa aja, kayak gambar orang, animasi, dan lain-lain," kata gadis berusia 10 tahun tersebut kepada JawaPos.com, Rabu (21/3).
Kemampuan Bulan untuk menggambar mulai tampak saat dia berumur sekitar dua tahunan. Bulan saat itu mampu memegang pensil dan mulai mencoret-coret di kertas. "Dari situ awal mulanya dia menggambar," kata Purwanti, ibunda Bulan.
Menurutnya, Bulan terbilang anak yang cukup cepat menyerap ilmu meskipun di tengah keterbatasan fisiknya.
"Dia anaknya cukup cepat belajar. Dia pandai dalam menghafal. Oleh karena itu, kita tidak pernah membandingkan dia dengan kakaknya. Semua perlakuan kita terhadap anak sama," jelasnya.
Dengan kemampuannya menggambar, Bulan yang duduk di kelas 3 SD Negeri 88 Pekanbaru tersebut bahkan sempat menjadi idola di kalangan teman-temannya.
"Bulan suka cerita sama saya kalau di sekolah banyak teman dia yang minta dibuatin gambar," tutur Purwanti.
Karena banyaknya peminat gambar yang dibuat olehnya, Bulan pun memanfaatkan itu untuk mengambil pundi-pundi rupiah.
"Dia kasih tarif tu gambarnya. Kalau minta diajarin Rp 5 ribu, kalau gambar berwarna Rp 3 ribu, kalau hitam putih Rp 2 ribu. Tapi setelah dapat uangnya dia kasih buat traktir teman-temannya," sebut ibu dengan tiga orang anak tersebut.
Mendengar perkataan ibunya, Bulan pun tertawa kecil. Dia mengatakan hal itu dilakukan karena dia cukup letih lantaran banyaknya teman-teman yang minta dibuatin gambar. "Capek, Ma. Kan yang minta buatin orangnya banyak, malahan dari kelas lain juga ada ke kelas Bulan," ucap Bulan.
Selain menggambar, Bulan yang tak memiliki kedua kaki tersebut juga mampu melakukan olahraga renang dan badminton. Terdapat kisah lucu bagi orang tua Bulan ketika awal mulanya Bulan belajar renang.
"Sebelum punya kolam renang di belakang rumah, dia pengen berenang di waterboom. Saya bingung awalnya tapi kalau nggak diikutkan kasihan. Jadi waktu ke waterboom, kita balut kaki palsunya dengan plastik, trus saya beliin baju renang. Eh ga taunya kakinya ngapung, bapak dia yang sibuk masukin kaki anaknya supaya nggak dilihat orang," ucap Purwanti sambil tertawa.
Meski begitu, Bulan tak merasa putus asa. Ia mempunyai keinginan kuat untuk pandai berenang. Kemudian orang tua Bulan membuat kolam renang di belakang rumah mereka sebagai sarana Bulan untuk belajar berenang. Lama kelamaan hingga akhirnya ia pun lihai melakukan olahraga air tersebut.
Selain itu, Bulan juga bisa bermain badminton. Semua kemampuan itu dimilikinya berkat kerja keras Bulan dan tentunya dukungan dari kedua orang tua serta keluarganya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022