Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 Maret 2020 | 06.41 WIB

Improvisasi Tangani Korona, APD Terbatas, Jas Hujan pun Jadi

Dua petugas perawat Rumah Sakit Islam Surabaya menggunakan APD sementara dengan plastik untuk menangani pasien ODP maupun PDP Covid-19, kemarin, Senin (23/3/2020).FOTO:Dipta Wahyu/Jawa Pos - Image

Dua petugas perawat Rumah Sakit Islam Surabaya menggunakan APD sementara dengan plastik untuk menangani pasien ODP maupun PDP Covid-19, kemarin, Senin (23/3/2020).FOTO:Dipta Wahyu/Jawa Pos

JawaPos.com - Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan dalam kondisi darurat, jas hujan dapat berfungsi sebagai pengganti Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis yang tengah menangani pasien terinfeksi korona (Covid-19).

"Tapi perlu dicatat, ini khusus darurat saja," tegas Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Tjetjep Yudiana, Senin (23/3) seperti dikutip dari Antara.

Tjetjep menyebut, penggunaan jas hujan dapat dimaklumi apabila APD tenaga medis tidak tersedia. Sementara pada saat yang sama, terdapat pasien terpapar korona yang harus segera ditangani.

"Jadi, jangan sampai tidak ada APD, pasien korona tidak terlayani. Kewajiban tenaga medis ialah melayani pasien, salah satunya bisa menggunakan jas hujan sebagai media pelindung diri," ujarnya.

Kemudian, kata Tjetjep, tenaga medis COVID-19 juga bisa menggunakan APD pengganti lainnya seperti, kacamata las, sepatu bot biasa, dan shower cap atau penutup kepala saat mandi. Upaya ini, lanjut dia, sebagai wujud improvisasi sekaligus inovasi pihak kesehatan dalam melayani pasien korona di tengah situasi yang mendesak. "Intinya, saya tidak mau mendengar kalau tidak ada APD, masyarakat tidak tertangani," sebut Tjetjep.

Tjetjep mengakui sampai sejauh ini APD di rumah sakit yang menangani kasus COVID-19 di Kepri sangat terbatas. Menurutnya, Kepri membutuhkan sekitar 5.000 APD. Sementara bantuan yang  diterima dari pusat sebanyak 200 APD.

Gugus Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kepri juga sudah mengusulkan penambahan 500 APD ke DPRD Kepri, dan dalam waktu dekat bakal terealisasi. "Meski persediaan APD belum sesuai kebutuhan. Pemerintah daerah tetap berupaya semaksimal mungkin untuk melayani pasien COVID-19, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," ucap Tjetjep. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore