Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Mei 2020 | 09.51 WIB

Puluhan Rumah di Perumahan Asabri Kabupaten Kediri Terendam Banjir

Puluhan rumah di Perumahan Asabri Desa Ngablak, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, terendam banjir, hingga Selasa (12/5) dini hari setelah hujan deras melanda Kediri selama beberapa jam. Antara - Image

Puluhan rumah di Perumahan Asabri Desa Ngablak, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, terendam banjir, hingga Selasa (12/5) dini hari setelah hujan deras melanda Kediri selama beberapa jam. Antara

JawaPos.com–Puluhan rumah di Perumahan Asabri Desa Ngablak, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, terendam banjir setelah hujan sangat deras melanda wilayah Kediri selama beberapa jam. Hujan yang turun pada Senin (11/5) hingga malam hari membuat aliran Sungai Bendo Krosok di Dusun Geneng, Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, meluap dan membuat tanggul Jebol.

Pelaksana Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri Slamet Turmudi mengatakan, ada kejadian tanggul jebol di aliran Sungai Bendo Krosok. Pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan berbagai pegiat kebencanaan guna menggali informasi perihal cuaca, situasi, dan kondisi di wilayah Kabupaten Kediri.

Selain itu, BPBD juga sudah melakukan pemantauan di Perumahan Asabri di Desa Ngeblak, Kecamatan Banyakan, yang terdampak banjir akibat luapan air Sungai Bendo Krosok tersebut. ”Kurang lebih 37 rumah di Perumahan Asabri Desa Ngablak, Kabupaten Kediri terendam banjir,” ujar Slamet seperti dilansir dari Antara pada Senin (11/5) malam.

Sementara itu, Kapolres Kota Kediri AKBP Miko Indrayana juga langsung ke lokasi perumahan guna memantau banjir di Perumahan Asabri tersebut. Menurut kapolresta, air mulai merendam rumah warga sekitar pukul 18.00 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah Kota dan Kabupaten Kediri pada Senin (11/5). Ketinggian air sekitar 50 sentimeter atau selutut orang dewasa.

”Jadi banjir ini akibat hujan deras yang membuat debit air sungai menjadi tinggi hingga akhirnya menjebol tanggul Sungai Bendo Krosok dan merendam perumahan warga dan lahan tebu,” ujar Miko.

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pasukan gabungan dari Babinsa Kodim 0809 Kediri, Polres Kota Kediri, hingga BPBD Kabupaten Kediri, masih siaga di lokasi perumahan. ”Kami masih bersiaga di lokasi, ada Babinkamtibmas (bintara pembinaan dan keamanan ketertiban masyarakat), Babinsa Kodim, dan BPBD Kabupaten Kediri, untuk membantu evakuasi warga dan penyiapan lokasi pengungsian. Namun sementara tidak perlu, karena air sudah berangsur surut,” terang Miko.

Sebelumnya pada pertengahan Maret, perumahan itu juga sempat dilanda banjir setelah tanggul di Sungai Bendo Krosok jebol. Tanggul yang jebol sepanjang 30 meter itu mengakibatkan banjir hingga dada orang dewasa.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=3yevCzxrWLA

 

https://www.youtube.com/watch?v=CaPEtmCK5Kg

 

https://www.youtube.com/watch?v=_9F8Pe2Z5VQ

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore