
Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso. (Istimewa)
JawaPos.com–Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso menyampaikan apresiasi terhadap seluruh tenaga pendidik pada momentum Hari Guru. Peran guru tidak dapat dipisahkan dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia dan masa depan bangsa.
Dia menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru di era digital. Kualitas pendidikan bergantung pada kualitas guru yang berdiri di garda terdepan proses pembelajaran. Dedikasi guru menjadi fondasi utama kemajuan bangsa.
”Guru harus mampu berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan melek literasi digital agar siap membentuk generasi masa depan,” kata Cahyo Harjo Prakoso seperti dilansir dari Antara di Surabaya.
Menurut dia, guru di era digital membutuhkan keterampilan baru untuk menghadapi perubahan zaman. Guru diharapkan tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, literasi digital, serta mampu menangani administrasi pembelajaran.
Menurut dia, peran guru tidak dapat dipisahkan dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia dan masa depan bangsa. Dedikasi guru menjadi fondasi utama dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Cahyo juga menyoroti beban administrasi yang masih ditanggung guru sehingga mengurangi fokus mereka pada proses belajar mengajar. Dia mendorong kehadiran tenaga administrasi khusus di sekolah untuk menyelesaikan keterbatasan fiskal pemerintah untuk memenuhi kebutuhan tersebut dalam waktu dekat.
Lebih lanjut, dia menegaskan penghormatan terhadap profesi guru harus diwujudkan dalam bentuk kebijakan yang menguatkan kesejahteraan dan kompetensi pendidik. Momentum Hari Guru disebutnya menjadi pengingat komitmen bersama memperkuat masa depan pendidikan Jawa Timur.
”Apresiasi kita kepada guru, tenaga pendidik kita, karena mereka adalah bagian penting dalam upaya mewujudkan pembangunan nasional,” ujar Politikus yang juga Ketua DPC Gerindra Surabaya.
Cahyo menyampaikan bahwa guru tetap mengabdi dalam tantangan perkembangan zaman, dinamika sosial, hingga kebutuhan menjaga lingkungan belajar yang sehat. Dia menilai komitmen guru tetap kuat meski kesejahteraan sebagian tenaga pendidik belum merata.
”Mereka tetap bekerja dengan ikhlas dan tulus untuk mencerdaskan generasi muda kita,” kata alumnus FH Universitas Airlangga Surabaya ini.
Optimisme terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Timur disebut terus terbangun selaras dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Cahyo menyampaikan bahwa perhatian pemerintah pusat dan daerah terhadap peningkatan kesejahteraan guru semakin tampak.
”Di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo, pemerintah provinsi dan pemerintah kota terus memperhatikan peningkatan kualitas pendidikan kita, khususnya kesejahteraan dan peningkatan kompetensi guru,” tegas Cahyo.
Cahyo menjelaskan, BPOPP (Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan) menjadi salah satu instrumen penting Pemprov Jatim untuk menunjang pendidikan. BPOPP digunakan untuk mendukung operasional satuan pendidikan sekaligus membantu pembayaran honor guru yang belum berstatus ASN, sehingga sekolah tidak terbebani untuk mencari sumber gaji tambahan.
”BPOPP digunakan bukan hanya untuk operasional pendidikan, tetapi juga untuk gaji guru-guru honorer kita,” jelas Cahyo.
Cahyo juga mengapresiasi adanya bantuan sosial dan tunjangan guru honorer dari pemerintah pusat yang dinilai dapat mengurangi beban ekonomi tenaga pendidik. Keberlanjutan program tersebut akan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran di sekolah.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
