BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui sinergi bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (Dinpermades) Kabupaten Pemalang. (Istimewa)
JawaPos.com-Dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Program Jaminan Kesehatan (JKN), BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui sinergi bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (Dinpermades) Kabupaten Pemalang.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Sri Mugirahayu menegaskan pentingnya peran pemerintah desa dalam memastikan warganya terlindungi jaminan kesehatan. Menurutnya, kolaborasi dengan kepala desa menjadi langkah strategis untuk menjangkau masyarakat hingga tingkat paling bawah.
“Kami berharap kepala desa dapat menjadi mitra aktif dalam memastikan warganya terdaftar dan aktif sebagai peserta JKN. Dengan sinergi ini, masyarakat tidak lagi ragu atau bingung dalam mengakses layanan kesehatan karena sudah memiliki perlindungan yang jelas,” ujar Cici sapaan akrabnya saat pemaparan kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Anggaran Dana Desa Tahun 2026, yang digelar pada Senin (23/2), dilansir dari laman resmi BPJS Kesehatan, Sabtu (28/2).
Cici menambahkan, penguatan kepesertaan JKN bukan sekadar soal administrasi, melainkan bagian dari upaya menjaga ketahanan sosial masyarakat. Ketika warga terlindungi jaminan kesehatan, beban ekonomi akibat risiko sakit dapat ditekan, sehingga kesejahteraan keluarga tetap terjaga.
Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinpermades Kabupaten Pemalang, Wendy Resnu Pratama menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menilai, sosialisasi ini memberi pencerahan bagi pemerintah desa, terutama dalam memahami mekanisme iuran JKN yang dipotong melalui gaji kepala desa dan perangkat desa, serta prosedur pemanfaatan layanan kesehatan.
“Melalui kegiatan ini, perangkat desa semakin memahami dasar perhitungan iuran dan cara memanfaatkan kepesertaan JKN sesuai ketentuan. Kami mendukung langkah strategis BPJS Kesehatan karena ini berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat desa,” jelas Wendy.
Kerja sama lintas sektor ini menjadi semakin penting di tengah tantangan fiskal, termasuk menurunnya dana transfer dari pemerintah pusat dan alokasi Dana Desa pada 2026. Dengan pemahaman yang baik, pemerintah desa dapat mengambil kebijakan yang tepat dalam mendukung perlindungan kesehatan warganya..
“Sinergi antara BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, dan pemerintah desa diharapkan mampu memperkuat sistem perlindungan kesehatan di Kabupaten Pemalang. Informasi yang jelas dan edukasi yang berkelanjutan akan membantu masyarakat mengakses layanan kesehatan dengan aman, nyaman, dan tepat sasaran,” tandasnya. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Catatan Buruk Los Che Bisa Berlanjut di El Sardinero
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan
Prediksi Skor Troyes vs Marseille: Les Phoceens Bidik Pesta Gol, Misi Keluar dari Zona Degradasi!
Prediksi Skor Real Betis vs Osasuna: Rekor Pertemuan Berpihak kepada Los Verdiblancos
Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Real Sociedad vs Deportivo La Coruna: Tuan Rumah Bidik Kemenangan di La Liga
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Freiburg vs Schalke 04 di Bundesliga: Tim Tamu Punya Misi Memutus Tren Buruk

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022