Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 8 Maret 2026 | 18.01 WIB

Lindungi Pengemudi Ojol dari Begal, Kapolri Minta Kapolda Siapkan Aplikasi Panic Button

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin apel ojek online dan buruh kamtibmas bertajuk Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae di Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/3). (Mabes Polri) - Image

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin apel ojek online dan buruh kamtibmas bertajuk Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae di Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/3). (Mabes Polri)

JawaPos.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran Kapolda untuk menyiapkan aplikasi panic button bagi pengemudi ojek online. Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan perlindungan terhadap pengemudi dari potensi kejahatan jalanan.

Instruksi tersebut disampaikan saat apel ojek online dan buruh kamtibmas bertajuk Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae di Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/3/2026). Kapolri menekankan pentingnya peningkatan keamanan bagi para pengemudi ojol yang beraktivitas di jalan.

“Selanjutnya, dalam rangka melindungi ojek online yang potensial menjadi korban curas (begal), saya meminta Kapolda segera mempersiapkan aplikasi panic button,” kata Sigit di apel ojek online (ojol) dan buruh kamtibmas ‘Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae’ di Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Minggu (8/3/2026).

Sigit menjelaskan bahwa aplikasi tersebut dirancang sebagai alat perlindungan cepat bagi pengemudi ojol. Fitur panic button diharapkan dapat membantu pengemudi mengirimkan sinyal darurat ketika menghadapi ancaman kejahatan.

Menurutnya, Polri berkomitmen untuk terus meningkatkan perlindungan terhadap pengemudi ojol. Keamanan para pengemudi menjadi perhatian karena mereka sering bekerja di jalanan hingga larut malam.

“Untuk melindungi dan menjaga rekan-rekan ojek online agar tidak menjadi korban kejahatan di jalanan,” ujar Sigit.

Selain menyiapkan aplikasi panic button, Polri juga berencana menghadirkan berbagai fasilitas pendukung bagi para pengemudi ojol. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi para driver.

Kapolri menyebut salah satu fasilitas yang akan disiapkan adalah tempat pelayanan gratis bagi pengemudi ojol. Layanan tersebut antara lain berupa servis kendaraan serta tempat beristirahat.

Ia menilai fasilitas tersebut dapat membantu para pengemudi yang bekerja dalam waktu panjang di jalan. Dengan adanya tempat istirahat dan layanan kendaraan, aktivitas mereka diharapkan menjadi lebih aman dan nyaman.

Sigit juga meminta seluruh jajarannya untuk memperkuat kemitraan dengan komunitas ojek online. Kolaborasi antara kepolisian dan para driver dinilai penting untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Selain itu, Saya juga minta di setiap wilayah dibangun tempat-tempat untuk membantu memberikan pelayanan seperti bengkel gratis, cafe ojek online, serta terus membangun kemitraan antara Polri dan ojek online di wilayah,” tutup Sigit.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore