
Korban banjir bandang Desa Kalianget, Situbondo, membersihkan lumpur sisa banjir, Minggu (8/3). (Novi Husdinariyanto/Antara)
JawaPos.com–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo mencatat ribuan rumah warga tersebar di sembilan kecamatan terdampak bencana banjir bandang dan angin kencang, pada Sabtu (7/3) malam.
Kepala Pelaksana BPBD Situbondo Timbul Surjanto menyampaikan sembilan kecamatan terdampak banjir luapan air sungai dan angin kencang itu yakni Kecamatan Banyuglugur, Jatibanteng, Bungatan, Panji, Besuki, Mlandingan, Kendit, Suboh, dan Situbondo.
”Data sementara hasil asesmen kami di lapangan ada ribuan rumah terdampak banjir luapan sungai dan angin kencang yang terjadi pada Sabtu (7/3) malam,” kata Timbul Surjanto seperti dilansir dari Antara di Situbondo, Minggu (8/3).
Menurut Timbul Surjanto, hujan deras disertai angin kencang dengan durasi sekitar lima jam mengguyur Situbondo dan sekitarnya juga mengakibatkan puluhan pohon tumbang dan menimpa rumah warga.
”Jadi, hujan deras disertai angin tadi malam tidak hanya merendam rumah warga, namun pohon juga banyak yang roboh dan menimpa rumah warga di sejumlah wilayah,” terang Timbul Surjanto.
Sampai saat ini, kata Timbul, anggota Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan instansi terkait lainnya melakukan penanganan pohon tumbang yang menimpa rumah warga. ”Kami masih terus melakukan pendataan jumlah terdampak banjir, angin kencang,” tutur Timbul Surjanto.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Rahmawati mengaku trauma banjir bandang kembali menerjang rumahnya.
”Banjir sebelumnya besar, tapi yang sekarang lebih besar lagi, dan kami bersama keluarga berusaha menyelamatkan diri,” ungkap Rahmawati.
Data BPBD Situbondo menyebutkan, banjir luapan air sungai terjadi di enam kecamatan yakni di Kecamatan Banyuglugur, ada dua desa terdampak yakni Desa Kalianget dan Desa Banyuglugur. Di Kecamatan Besuki ada lima desa yakni Desa Kalianget, Besuki, Kalimas, Bloro dan Pesisir.
Di Kecamatan Jatibanteng ada dua desa terdampak yakni Jatibanteng dan Wringin anom. Kecamatan Mlandingan ada dua desa yakni Selomukti dan Sumberpinang serta satu desa di Kecamatan Bungatan yakni Desa Bungatan, dan di Kecamatan Kendit ada dua desa, yakni Klatakan dan Kendit.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
