
Manajemen PT Kristalin Ekalestari melayat ke rumah duka Serda Hamdani, anggota TNI yang gugur ditembak KKB di Nabire, Papua Tengah. (Dok. Pribadi)
JawaPos.com - Dua putri Serda Hamdani, anggota TNI yang tewas di tangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dalam serangan di Pos Kamtibmas di Desa Legari, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah dijamin mendapatkan pendidikan gratis hingga sarjana.
Untuk diketahui, Serda Hamdani meninggalkan dua putrinya yang bernama Alesha Alifa Hamdani, 6, dan Nur Afiqah Hamdani, 4. Hamdani tewas akibat ditembak oleh kelompok teroris tersebut pada Sabtu (21/2/2026) lalu.
Dalam peristiwa tersebut, selain Serda Hamdani, seorang warga sipil bernama Aksay Sandika Moho juga dilaporkan meninggal dunia. Sama seperti Serda Hamdani, keluarga Aksay Sandika Moho juga mendapatkan bantuan yang serupa.
“Kami menanggung jaminan biaya pendidikan ahli waris yang meliputi biaya pendaftaran sekolah atau perguruan tinggi dan biaya bulanan SPP. Uang Rp 5 juta per bulan ini berlaku kepada keluarga korban Hamdani dan Aksay Sandika Moho secara bertahap,” kata Direktur Utama PT Kristalin Ekalestari, Andito Prasetyowan dalam keterangannya.
Di sisi lain, keluarga korban masih berusaha menerima kehilangan yang mereka alami. Hamka, ayah dari almarhum Serda Hamdani, mengatakan dirinya sehari-hari bekerja sebagai petani kecil di Sulawesi Selatan.
Hamka menceritakan bahwa selama ini ia banyak bergantung pada bantuan anaknya. “Saya hanya petani kecil. Makan hari ini ada lauk, besok mungkin tidak. Anak saya selalu mengirimkan uang untuk mencukupi kebutuhan kami di kampung,” kata Hamka.
Meski diliputi duka, Hamka berharap masa depan cucu-cucunya tetap terjamin, terutama dalam hal pendidikan.
“Saya cuma meminta mudah-mudahan ada perhatiannya kepada cucu saya dengan istri dari almarhum untuk masa depan, terutama masalah pendidikan,” ujarnya.
Ia juga mengenang bagaimana almarhum anaknya hampir setiap bulan mengirimkan uang untuk membantu kebutuhan keluarga. “Selama ini anak saya hampir tiap bulan mengirimi saya uang, itulah yang mencukupi kebutuhan saya. Sebelum kejadian itu sempat mengirim dua kali. Tetapi takdir sudah berkata lain. Kita tidak boleh menolak karena itu sudah ketentuan Yang Maha Kuasa,” kata Hamka.
Diberitakan sebelumnya, serangan terhadap Pos Kamtibmas PT Kristalin Ekalestari membuat dua orang meninggal dunia. Kedua korban meregang nyawa setelah ditembak oleh kelompok yang diduga berasal dari KKB pimpinan Aibon Kogoya. Pos tersebut juga dilaporkan dibakar oleh para pelaku setelah kejadian.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
