Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Maret 2026 | 15.31 WIB

Polda Jabar Andalkan One Way Sepenggal Urai Kemacetan Nagreg

Arus kendaraan terlihat ramai menjelang libur Idul Fitri di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Minggu (15/3). (Ricky Prayoga/Antara) - Image

Arus kendaraan terlihat ramai menjelang libur Idul Fitri di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Minggu (15/3). (Ricky Prayoga/Antara)

JawaPos.com–Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, strategi one way sepenggal (parsial) menjadi langkah utama petugas di lapangan dalam mengurai kemacetan arus mudik.

Menurut dia, skema yang berbeda dengan sistem satu arah permanen itu diterapkan secara situasional berdasar panjang antrean kendaraan di titik rawan kemacetan, seperti Limbangan dan Nagreg.

Rudi mengatakan, skema itu terbukti efektif mencairkan kepadatan lalu lintas dalam hitungan menit. Koordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat juga dilakukan untuk memastikan ekor kemacetan tidak mengunci pergerakan kendaraan.

”Cukup efektif hasilnya dalam waktu tidak terlalu lama, ini bisa mencairkan arus lalu lintas. Itu tadi terbukti ya, tadi cuman 10 menit, katanya gitu, sudah bisa lancar kembali di Limbangan,” kata Rudi di Pos Terpadu Nagreg seperti dilansir dari Antara.

Dia menambahkan, selain mengelola lalu lintas di ruas tol, personel juga dikonsentrasikan untuk menjaga kelancaran jalur arteri dari Nagreg hingga perbatasan Jawa Tengah.

”Kami hari ini juga fokus kepada arteri. Dua hari kemarin kami melakukan penatalaksanaan manajemen di ruas jalan tol. Hari ini kita dari Karawang menuju ke daerah Priangan Timur,” ujar Rudi Setiawan.

Arus kendaraan pada H-6 Lebaran tercatat meningkat hingga 100 persen dibanding hari normal. Meski volume kendaraan meningkat, Rudi Setiawan memastikan pergerakan pemudik menuju wilayah Priangan Timur masih relatif lancar dan terkendali.

”Alhamdulillah, ada peningkatan sebesar 100 persen, tapi bisa kita lihat saksikan bersama bahwa lalu lintas cukup lancar,” tutur Rudi Setiawan.

Kepolisian memprediksi gelombang arus mudik terbagi dalam dua fase. Setelah peningkatan stabil pada hari ini, puncak arus mudik kedua diperkirakan terjadi pada 19-20 Maret.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore