
ilustrasi tsunami. Seismograf menunjukkan gempa.
JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang mengguncang perairan dekat Bitung, Sulawesi Utara, tergolong sebagai gempa jenis megathrust.
Pelaksana Tugas Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, mengungkapkan bahwa gempa tersebut memiliki kedalaman yang relatif dangkal, yakni sekitar 33 kilometer, sehingga masih termasuk dalam karakteristik gempa megathrust.
“Kalau melihat kedalamannya cukup dangkal, sekitar 33 kilometer. Kategori megathrust itu biasanya sampai kedalaman 30-an meter, dan ini masih masuk,” ujarnya seperti dkutip dari Manado Post (Jawa Pos Group), Kamis (2/4).
Ia juga menjelaskan bahwa gempa terjadi di wilayah laut dan berkaitan erat dengan aktivitas subduksi lempeng di kawasan Laut Maluku yang menekan wilayah Sulawesi Utara.
“Ini memang gempa dangkal di laut, jadi termasuk megathrust dari subduksi Laut Maluku terhadap wilayah Sulawesi Utara,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rahmat menyebutkan bahwa pusat gempa berada di area yang dikenal sebagai “bumbungan Melayu”, bagian dari struktur tektonik aktif di kawasan tersebut.
Kondisi ini menunjukkan bahwa sumber gempa berasal dari pergerakan lempeng tektonik yang saling bertumbukan, sehingga berpotensi menimbulkan guncangan kuat hingga tsunami, terutama bagi wilayah pesisir yang berada dekat dengan sumber gempa.
BMKG pun mengingatkan masyarakat, khususnya di pesisir Sulawesi Utara dan Maluku Utara, agar tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta dampak lanjutan. Informasi resmi diharapkan hanya berasal dari kanal BMKG yang telah terverifikasi.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
