
Ilustrasi konseling gangguan mental pada remaja (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memprioritaskan penanganan masalah kesehatan atau gejala yang berpotensi mengarah pada gangguan mental pada anak sekolah dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA).
"Gangguan mental angkanya sih masih satu digit sebenarnya kalau di DIY, tetapi kan memang itu menjadi perhatian kita bersama," kata Kepala Dinkes DIY Gregorius Anung Trihadi dilansir dari Antara di Yogyakarta, Sabtu (4/7).
Menurut dia, gangguan mental kategorinya cukup banyak, ada gangguan mental ringan, gangguan jiwa berat dan sebagainya, masalah ini menjadi concern pada pembicaraan bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).
"Karena sekarang ini akan dimulai peserta didik tahun ajaran baru, maka kemudian program-program dari kementerian untuk mengatasi gejala gangguan mental akan dijalankan ke arah sana semua," ujar Gregorius Anung Trihadi.
Dia mengatakan, gejala seseorang atau anak berpotensi mengalami gangguan mental tersebut bisa dilihat dari hasil pemeriksaan kesehatan gratis atau CKG yang telah digencarkan pemerintah salah satunya bagi anak-anak sekolah.
Dia mengatakan, berdasar data, saat ini di DIY untuk jangkauan cek kesehatan gratis tersebut baru di angka sekitar 11 persen dari dari seluruh penduduk yang ada di kabupaten dan kota provinsi DIY.
"Nah, 11 persen itu salah satunya adalah di anak SD, SMP, dan SMA. Nah, di SMP dan SMA itu kecenderungannya yang datang, yang sudah CKG itu lima persen mengalami gangguan kecenderungan kecemasan ringan, ada yang kemudian potensi depresi ringan," papar Gregorius Anung Trihadi.
Menurut dia, kecemasan ringan maupun depresi ringan yang dialami anak sekolah dari hasil pemeriksaan kesehatan tersebut sebenarnya adalah potensi gangguan mental ringan.
"Nah kenapa kemudian anak sekolah menjadi fokus, karena merupakan masa pertumbuhan yang relatif rentan terhadap faktor-faktor, baik itu faktor medis maupun faktor lingkungan, itu dimulai di tahapan anak sekolah ini," terang Gregorius Anung Trihadi.

Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Daftar Pemain Cedera dan Sanksi Inggris Lawan Norwegia: Thomas Tuchel Rombak Pertahanan Redam Erling Haaland
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Norwegia vs Timnas Inggris di Piala Dunia 2026: Thomas Tuchel Putar Otak Redam Ledakan Erling Haaland
