
SPPG Tembok Dukuh siap menanggung biaya pengobatan korban dugaan keracunan setelah menyantap menu MBG, Senin (11/5). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya mencatat sebanyak 210 orang menjadi korban keracunan setelah menyantap makanan MBG yang didistribusikan SPPG Tembok Dukuh pada Senin (11/5) lalu.
Menu MBG hari itu adalah nasi putih, lauk daging krengsengan berbumbu kecokelatan, tahu goreng, tumis sayur berisi kacang panjang dan irisan wortel, serta potongan jeruk. Semuanya diletakkan dalam ompreng stainless.
"Kesimpulan sementara, kasus dugaan keracunan pangan akibat MBG terdampak pada 210 korban," tutur Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Billy Daniel Messakh dalam rapat hearing DPRD, Rabu (13/5) kemarin.
Rata-rata dari korban mengaku mengalami gejala mual, pusing, hingga diare setelah menyantap MBG dengan menu utama daging krengsengan, yang dibagikan SPPG Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya.
Baca Juga:Kasus Keracunan MBG: SPPG Tembok Dukuh Surabaya Ternyata Tak Kantongi Sertifikat Laik Higiene
Korban keracunan dilarikan ke beberapa fasilitas kesehatan, seperti Rumah Sakit Ibu dan Anak Ikatan Bidan Indonesia (RSIA IBI) Surabaya, RS William Booth, Faskes Kimia Farma dr. Sri Hawati, dan sejumlah puskesmas.
Di RSIA IBI Surabaya, sebanyak 135 pasien terdampak dugaan keracunan MBG menjalani penanganan medis. Rinciannya, 128 pasien menjalani rawat jalan dan tujuh pasien lainnya dirawat inap.
Dari total pasien di RSIA IBI Surabaya: 127 orang merupakan siswa, 7 guru, dan 1 wali murid. Sementata di RS William Booth menangani 1 pasien rawat inap dan di Faskes Kimia Farma dr. Sri Hawati menangani 1 pasien rawat jalan.
Kemudian di beberapa puskesmas, PKM Asemrowo menerima 8 pasien (7 rawat jalan dan 1 dirujuk ke RSIA IBI Surabaya), PKM Gundih menangani 4 pasien rawat jalan, dan PKM Tembok Dukuh menerima 62 pasien rawat jalan.
"Dari total tersebut, 202 pasien mengalami gejala ringan dan 8 pasien mengalami gejala sedang," imbuh dokter Billy yang pernah menjabat sebagai Direktur Utama RSUD dr. Mohamad Soewandhie Surabaya.
Kepala SPPG Tembok Dukuh, Chafi Alida Najla menyampaikan permohonan maaf atas insiden keracunan yang diduga terjadi setelah ratusan korban menyantap menu MBG dari dapurnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Israel: The Green Army Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Deltras FC vs Persiba: Leonard Tupamahu Hafal Gaya Main Tamu
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Prediksi Susunan Pemain Yunani vs Jerman: Klopp Butuh Sentuhan Wirtz
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022