
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di Perairan Selayar, Sulsel, pada Selasa petang (21/7). (Basarnas)
JawaPos.com - Tim SAR Gabungan memutuskan untuk memperpanjang operasi SAR korban hilang pasca tenggelamnya KM Nurul Salsa di Perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Keputusan itu diambil lantaran sampai kemarin (21/7), petugas masih menemukan korban hilang di lokasi kecelakaan.
Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo menyampaikan bahwa sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), operasi pencarian dan pertolongan dilaksanakan maksimal 7 hari. Namun, berdasar hasil evaluasi di lapangan, masih ada penemuan korban.
Selain itu, Tim SAR Gabungan juga sudah bersepakat dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur SAR setempat untuk meneruskan operasi SAR selama 3 hari. Mulai hari ini (22/7) sampai lusa (24/7). Yudhi memastikan, seluruh petugas di lapangan akan melanjutkan pencarian yang sudah berlangsung seminggu.
”Sesuai SOP, operasi SAR dilaksanakan selama tujuh hari. Namun setelah dilakukan evaluasi bersama dan mempertimbangkan masih adanya korban yang belum ditemukan serta ditemukannya dua jenazah pada hari ketujuh, kami memutuskan untuk memperpanjang operasi SAR selama tiga hari,” kata dia.
Perwira tinggi bintang satu TNI AL itu mengungkapkan bahwa selama masa perpanjangan operasi, Tim SAR Gabungan akan tetap mengerahkan seluruh unsur laut dan potensi SAR yang berada di lokasi. Tentu saja dengan penyesuaian area pencarian berdasar hasil analisis pergerakan arus, angin, dan hasil evaluasi.
”Kami akan tetap mengerahkan alut dari KN SAR Kamajaya, KN SAR Pacitan, KN SAR Puntadewa, RB 202, KRI Marlin-877, KRI Hiu, Boeing 737-200 serta seluruh potensi SAR yang terlibat untuk pencarian ke depan,” ujarnya.
Yudhi pun menegaskan seluruh proses evakuasi dan identifikasi korban akan dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku, sementara operasi pencarian terhadap korban yang masih dinyatakan hilang akan terus dilanjutkan hingga masa perpanjangan berakhir.
Petang kemarin, Tim SAR Gabungan kembali menemukan 1 jenazah yang diduga korban tenggelamnya KM Nurul Salsa. Jenazah itu ditemukan di perairan sebelah timur Pulau Sanana Besar setelah Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Makassar menerima laporan dari aparat Desa Pulau Matallang.
Menindaklanjuti informasi tersebut, KN SAR Pacitan bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan kemudian diserahkan ke KN Sar Kamajaya. Sampai saat ini 2 jenazah telah berada di KN Sar Kamajaya untuk selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar guna menjalani proses identifikasi.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
