
Warteg Gang Mangga. (YouTube 10 Best ID).
JawaPos.com - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, khususnya dolar Amerika Serikat (AS), memberikan dampak berantai terhadap ekosistem warung tegal (warteg). Meski bergerak di sektor domestik dan skala mikro, pelaku usaha warteg menjadi salah satu pihak yang paling cepat merasakan dampaknya karena tingginya sensitivitas harga bahan baku.
Ketua Komunitas Warung Tegal Nusantara (KOWANTARA), Mukroni, mengatakan pergerakan nilai tukar rupiah berpengaruh terhadap biaya produksi warteg melalui kenaikan harga sejumlah komoditas yang memiliki keterkaitan dengan impor.
“Banyak pihak menganggap warteg sepenuhnya menggunakan bahan baku lokal. Namun, rantai pasok berbagai kebutuhan pangan masih bergantung pada komoditas impor,” ujar Mukroni kepada Jawapos, Sabtu (13/6).
Mukroni mencontohkan, Tempe dan tahu merupakan menu yang hampir selalu tersedia di warteg mengalami kenaikan harga. Pasalnya, bahan baku utamanya, yaitu kedelai, mayoritas masih berasal dari impor.
Selain itu, komoditas seperti bawang putih, garam industri, hingga gandum sebagai bahan baku tepung terigu juga sangat dipengaruhi pasar global.
“Kenaikan harga tepung berdampak langsung terhadap biaya produksi gorengan yang menjadi salah satu produk dengan perputaran tercepat di warteg,” ujarnya.
Kondisi tersebut, membuat pengusaha warteg menghadapi dilema dalam menentukan strategi usaha. Pasalnya, sebagai penyedia makanan yang dikenal terjangkau bagi masyarakat kelas pekerja, warteg memiliki konsumen yang sangat sensitif terhadap perubahan harga.
“Ketika biaya produksi naik akibat tekanan Rupiah, pedagang menghadapi buah simalakama,” ucapnya.
Mukroni mengatakan, jika pengusaha warteg memilih untuk menyesuaikan harga maka akan berisiko hilangnya pelanggan yang beralih ke alternatif lain, seperti mi instan atau membawa bekal dari rumah. Sebaliknya, jika mengurangi porsi atau kualitas makanan, pedagang berpotensi mengecewakan pelanggan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022