
Penerapan Face Recognition Boarding Gate yang dihadirkan KAI Daop 8 Surabaya. (KAI Daop 8 Surabaya)
JawaPos.com - KAI terus memperkuat transformasi layanan melalui percepatan digitalisasi dan peremajaan armada. Tidak lagi sebatas memperbaiki fasilitas, perusahaan kini menghadirkan teknologi seperti check-in berbasis face recognition, pembayaran cashless lintas platform, hingga pelacakan perjalanan secara real-time sebagai bagian dari peningkatan pengalaman pelanggan.
Transformasi tersebut merupakan kelanjutan dari pembenahan yang telah dilakukan selama bertahun-tahun. Selain memperkenalkan berbagai inovasi digital, KAI juga menjalankan program peremajaan besar-besaran terhadap lokomotif dan rangkaian kereta sebagai upaya meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan keandalan layanan.
Upaya itu sejalan dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api. Sepanjang Januari-Maret 2026, KAI melayani lebih dari 128 juta pelanggan atau naik sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut Djoko Setijowarno, Akademisi dan Pengamat Transportasi Darat, keberhasilan transformasi tersebut tidak terjadi secara instan, melainkan diawali dari pembenahan di dalam organisasi sebelum akhirnya dirasakan pelanggan.
Djoko menjelaskan, transformasi tersebut diwujudkan melalui berbagai pembenahan, mulai dari sterilisasi stasiun hingga peningkatan kualitas fasilitas. Stasiun yang sebelumnya kurang tertata perlahan berubah menjadi lebih bersih, terang, aman, dan nyaman. Fasilitas pendukung seperti toilet dan musala pun turut ditingkatkan agar mampu memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik.
“Transformasi dimulai dari dalam organisasi sebelum diberikan kepada pelanggan. Pendekatan ini lebih efektif dibanding melakukan perubahan eksternal tanpa didukung pembenahan internal. Hasilnya pun telah terlihat dan didukung oleh pelanggan,” kata Djoko Setijowarno dalam podcast bertajuk Menilik Transformasi Pelayanan Kereta Api di Indonesia. Sudah Setara Global! di Marketeers TV.
Pandangan serupa disampaikan Travel Content Creator Taufik Effendi yang telah mencoba layanan kereta api di 24 negara. Menurutnya, perubahan yang dilakukan KAI tidak hanya tampak pada infrastruktur, tetapi juga pada kualitas layanan yang semakin modern.
Taufik mengaku telah mengikuti perkembangan KAI sejak masih duduk di bangku sekolah. Karena itu, ia merasakan sendiri perubahan besar yang terjadi, mulai dari kondisi stasiun, kenyamanan perjalanan, hingga pelayanan yang kini jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun lalu.
“Saya merasakan sendiri transformasi KAI dari dulu sampai sekarang. Perubahannya jauh sekali. Sekarang naik kereta bukan hanya soal berpindah tempat, tetapi sudah menjadi pengalaman yang menyenangkan,” kata Taufik Effendi dalam podcast bertajuk Kenapa Video Naik Kereta Bisa Ditonton Jutaan Orang? Rahasia Storytelling Travel Content di Marketeers TV.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022