Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Maret 2026, 23.49 WIB

Diambil dari Dana Desa, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Parung Panjang Baru 70 Persen

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Parung Panjang masih terus berjalan dan kini telah mencapai sekitar 70 persen. (Abdul Rahman/JawaPos.com) - Image

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Parung Panjang masih terus berjalan dan kini telah mencapai sekitar 70 persen. (Abdul Rahman/JawaPos.com)

JawaPos.com - Pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Parung Panjang masih terus berjalan dan kini telah mencapai sekitar 70 persen. Proyek pembangunan gedung koperasi ini mulai dikerjakan sejak awal 2026 sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat perekonomian masyarakat setempat. 

Ketua Koperasi Merah Putih Parung Panjang, Rudini, mengatakan bahwa progres pembangunan saat ini sudah memasuki tahap pemasangan rangka atap dan melakukan pembenahan pada bagian dinding bangunan.

“Untuk sekarang progres pembangunannya baru sekitar 70 persen. Ini baru naik rangka atap dan temboknya baru dipoles-poles,” ujarnya kepada JawaPos.com. 

Ia menambahkan, berdasarkan informasi dari koordinator lapangan yang berasal dari unsur Babinsa, pembangunan gedung koperasi diperkirakan akan selesai setelah Hari Raya Idul Fitri atau sekitar bulan April 2026.

Terkait sumber pendanaan, Rudini menjelaskan bahwa pembangunan gedung koperasi berasal dari alokasi dana desa. Informasi tersebut dia peroleh saat mengikuti bimbingan teknis di tingkat Kabupaten Bogor dan juga informasi langsung dari pihak desa. 

Menurutnya, sebagian dana desa langsung dipotong untuk mendukung pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Parung Panjang.

"Berapa angka yang dipotong untuk pembangunan koperasi, terus terang saya tidak tahu bang," ujar Rudini.

Ke depannya, Koperasi Merah Putih Parung Panjang direncanakan akan fokus pada penyediaan kebutuhan bahan pokok masyarakat. Koperasi akan memulai usaha berupa penjualan sembako yang didukung pemerintah untuk mendapat akses ke sejumlah perusahaan penyedia barang. Mulai dari Bulog, Pertamina, ID Food, dan lain-lain.

Melalui kerja sama ini, koperasi Merah Putih akan memiliki akses langsung terhadap berbagai produk dengan harga lebih terjangkau sehingga dapat dijual ke masyarakat dengan harga yang relatif murah.

Selain sembako, koperasi Merah Putih Parung Panjang juga berpeluang membuka usaha di bidang pertanian seperti gerai pupuk yang didukung pemasok khusus di bidang tersebut. Tak hanya itu, Koperasi Merah Putih Parung Panjang juga akan falilitai produk UMKM dari masyarakat desa Parung Panjang.

"Kita akan bantu produk UMKM masyarakat karena koperasi ini milik masyarakat dan harus bermanfaat untuk masyarakat," ungkapnya.

Rudini optimistis koperasi ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Parung Panjang. Menurutnya, meski produk yang dijual mungkin kalah dari sisi merek dibandingkan minimarket yang sudah establish, harga yang terjangkau bisa menjadi keunggulan. 

“Kalau targetnya masyarakat menengah ke bawah, saya yakin koperasi ini bisa berjalan,” katanya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore