
Ilustrasi Warga saat pengambilan bantuan pangan gratis berupa beras dan minyak goreng.
JawaPos.com - Kebijakan pemerintah memberikan stimulus ekonomi menjelang Lebaran 2026 dianggap tepat. Langkah ini diyakini bisa menjaga daya beli masyarakat jelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Ekonom Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Surya Vandiantara mengatakan, stimulus yang diberikan pemerintah berupa bantuan pangan bagi 34,04 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), diskon transportasi mudik, THR ASN, serta kepastian jaminan stok BBM dan LPG menjelang Lebaran.
"Kebijakan bantuan pangan bagi 34,04 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), diskon transportasi mudik, dan THR ASN yang tepat waktu, merupakan kebijakan yang bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat," kata Surya, Kamis (19/3).
Adanya jaminan dari pemerintah tekait stok BBM dan LPG bisa membuat masyarakat tenang. Sebab, kelangkaan bisa membuat harga komoditi lainnya melonjak.
"Kenaikan harga BBM dan LPG dapat memicu kenaikan harga komoditas lainnya. Maka penting bagi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga melalui program jaminan stok BBM dan LPG untuk mencegah inflasi yang tinggi," imbuhnya.
Sementara,, stimulus ekonomi berupa bantuan pangan yang terdiri dari beras 20 kg dan minyak 4 liter akan dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Sehingga, mereka tidak akan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Kebijakan ekonomi ini merupakan cerminan penggunaan anggaran belanja negara yang berpihak pada rakyat miskin. Sudah selayaknya negara harus selalu hadir untuk melindungi rakyat," jelasnya.
Di samping itu, Surya juga mengapresiasi keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan. Hal itu terlihat dari harga pangan yang masih dalam jangkauan daya beli masyarakat karena stok dan pasokannya terjaga.
"Harga pangan saat ini sudah terjaga dengan baik dan stabil. Harga terjaga dengan baik dan stabil, apabila harga yang ada hari ini masih dalam jangkauan daya beli masyarakat, sehingga masyarakat memiliki kemampuan untuk membeli berbagai kebutuhan pangan," tandasnya.
