
Layanan nasabah di KCP BNI di Jakarta. (Salman Toyibi/ Jawa Pos)
JawaPos.com – Berawal dari keresahan melihat penjahit langganannya sepi pesanan, Wiwin Istanti tak pernah menyangka langkah kecil yang dilakukannya justru berkembang menjadi sebuah usaha fesyen berbasis wastra bernama Polka Clothes.
Baru dirintis sekitar Maret tahun lalu, usaha wanita 57 tahun itu kini mulai dikenal lewat desain busana yang menggabungkan berbagai kain nusantara, mulai dari batik Pekalongan, Sumatera Barat, hingga tenun Baduy.
“Awalnya sebenarnya tidak sengaja. Saya memang suka menjahitkan baju. Suatu ketika penjahit saya mengeluh karena sepi orderan. Dari situ saya bilang, ‘Kalau gitu mau nggak jahit baju-baju?’ Nah spontan mulai dari situ,” ujar Wiwin saat diwawancarai Jawapos.com, Kamis (7/5).
Baca Juga: Dari Usaha Kecil di Padang, Rendang Asese Kini Ekspansi ke Luar Negeri Berkat Pendampingan BNI
Menurut Wiwin, keunikan produknya terletak pada perpaduan berbagai motif dan kain tradisional dalam satu busana. Hampir setiap produk yang dibuat memiliki sentuhan kain polkadot sebagai identitas merek.
“Bajunya selalu kombinasi. Tidak monoton satu batik saja. Bisa dipadukan dengan tenun atau kain lain, dan selalu ada kain polkadotnya. Makanya namanya Polka,” katanya.
Wiwin mengaku, pada awal merintis usaha dirinya belum berani menggunakan modal besar. Ia memilih membangun usaha secara perlahan dengan modal pribadi sambil melihat respons pasar.
Di tengah proses tersebut, BNI justru menjadi pihak pertama yang membeli produk buatannya. Kedekatan itu bermula dari obrolan santai karena Wiwin sendiri merupakan nasabah BNI.
“Kebetulan saya nasabah BNI. Waktu ngobrol mereka lihat produk saya lalu beli. Jadi BNI bisa dibilang pembeli pertama produk Polka,” tuturnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
