
Indef menilai terdapat sejumlah masalah yang akan timbul dengan adanya implementasi Pasal 50A UU P2SK. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Ekonom Intitute for Development of Economic and Finance (Indef), menilai terdapat sejumlah masalah yang akan timbul dengan adanya implementasi Pasal 50A Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang pengembangan dan penguatan sektor keuangan (P2SK).
Direktur Eksekutif Indef, Esther Sri Astuti, mengatakan akan terjadi masalah mengenai imunitas hukum dan fiskal, serta risiko terjadinya pencucian uang jika pemerintah benar menjalankan pasal 50A UU P2SK.
Sebagaimana diketahui, Pasal 50A UU P2SK memberikan pengecualian pajak yang mana data dan informasi terkait pembelian instrument Patriot Bond dan Merah Putih Bond tidak dapat dijadikan dasar atas pengenaan pajak oleh otoritas berwenang.
Esther mengatakan, salah satu dampak dari implementasi pasal tersebut adalah terkait dengan pemberian perlindungan pidana dan perdata bagi investor yang membeli surat utang khusus sebagaimana tercantum dalam pasal 50A UU P2SK.
"Transaksi pembelian surat utang khusus di pasar primer dilindungi dari segala bentuk penuntutan pidana umum, pidana khusus (termasuk perpajakan), serta gugatan perdata,” ujar Esther kepada JawaPos.com, Selasa (30/6).
Selain itu, dampak lainya adalah pengampunan pajak secara otomatis. Dimana, data dan informasi pembelian instrument tersebut tidak dapat dijadikan dasar atas pengenaan pajak maupun alat bukti di pengadilan.
Esther melanjutkan, Pasal 50A UU P2SK juga berpotensi menjadi alat untuk para pelaku tindak pidana pencucian uang. Ia menjelaskan, hal tersebut dapat terjadi karena dalam pasal 50A terdapat celah yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku tindak pidana.
Baca Juga:Wanti-wanti Indef soal Patriot Bond: Risiko 'Gali Lubang Tutup Lubang' jika Dipakai untuk Konsumsi
"Regulasi ini dinilai memunculkan celah yang dapat dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk mencuci dana kejahatan seperti korupsi, narkotika, dan perdaganganmanusia ke dalam sistem keuangan negara," ujarnya.
Sebelumnya, Pemerintah memastikan perlindungan yang diberikan kepada pembeli Patriot Bond dan Merah Putih Bond tidak dapat dimaknai sebagai pemberian kekebalan hukum kepada investor.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Isenmulang Kalteng vs Persebaya di Super League, Green Force Berpeluang Curi Tiga Poin
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain Persik vs Madura United: Reina Siapkan Strategi Terbaik
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Suahasil Buka Suara soal Pembagian Tugas Tiga Wamenkeu, Ini Fokusnya!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang
Adhyaksa FC Bekasi Vs PSGC Ciamis: Misi Bangkit Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022