
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan paparan pada konferensi pers Stimulus Pertumbuhan Ekonomi Semester 2 Tahun 2026 di Jakarta, Senin (22/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memastikan penetapan desil kesejahteraan mengacu pada hasil survei ekonomi dan data tunggal social dan ekonomi nasional (DTSEN).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan data tersebut digunakan pemerintah untuk menyalurkan bantuan social (bansos) kepada masyarakat.
“Sekarang kan sedang ada economic survey (Survei Ekonomi 2026)). Kemaren kan khusus untuk desil ekonomi basisnya DTSEN,” ujar Airlangga kepada wartawan, Kamis (20/8).
Airlangga mengatakan, penyaluran bansos saat ini menggunakan satu data yang bersumber dari DTSEN. Sementara itu, pemerintah juga tengah melakukan Survei Ekonomi 2026 untuk memperbarui informasi mengenai kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
“Sekarang bansos menggunakan satu data dari DTSEN, terus sekarang survei ekonomi sedang dilakukan sehingga kita lihat hasilnya bagaimana,” ujarnya.
Ketika ditanya apakah pelaksanaan Survei Ekonomi 2026 berpotensi menyebabkan perubahan data desil kesejahteraan, Airlangga menegaskan bahwa data sosial dan ekonomi bersifat dinamis.
“Data kan sifatnya dinamis,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS), menyebut Sensus Ekonomi 2026 dapat menjadi salah satu elemen yang digunakan oleh pemerintah untuk menentukan desil kesejahteraan keluarga Indonesia.
Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, M Nashrul Wajdi, mengatakan penentuan desil menggunakan banyak variable dan salah satunya adalah data yang terkumpul pada Sensus Ekonomi 2026.
“(Sensus Ekonomi menjadi satu elemen menentukan desil) Bisa, tapi, bukan satu-satunya sumber,” ujar Nashrul kepada JawaPos.com, Kamis (20/8).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022