Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Oktober 2026 | 03.50 WIB

Bertemu Deputi I PM Rusia, Airlangga Sebut Perdagangan RI-Rusia capai USD 4,84 Miliar

Pemerintah mencatat nilai perdagangan Indonesia dan Rusia mencapai USD 4,84 miliar pada 2025, tumbuh 21,6 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar USD 3,98 miliar. (ANTARA) - Image

Pemerintah mencatat nilai perdagangan Indonesia dan Rusia mencapai USD 4,84 miliar pada 2025, tumbuh 21,6 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar USD 3,98 miliar. (ANTARA)

JawaPos.com - Pemerintah mencatat nilai perdagangan Indonesia dan Rusia mencapai USD 4,84 miliar pada 2025, tumbuh 21,6 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar USD 3,98 miliar.

Sejumlah komoditas yang menjadi bagian penting dalam perdagangan kedua negara meliputi minyak kelapa sawit, kopi, kakao, produk pertanian, dan pupuk.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat membahas penguatan kerja sama ekonomi Indonesia-Rusia bersama Deputi Pertama Perdana Menteri Rusia Denis Manturov.

"Indonesia dan Rusia memiliki potensi besar untuk terus memperkuat kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan. Kami berkomitmen untuk mendorong peningkatan perdagangan dan investasi, memperluas kemitraan antarpelaku usaha, serta memastikan berbagai peluang kerja sama dapat ditindaklanjuti menjadi langkah-langkah konkret yang memberikan manfaat bagi kedua negara," ujar Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dikutip Minggu (18/10).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas perkembangan perjanjian perdagangan bebas Indonesia dengan Uni Ekonomi Eurasia (I-EAEU FTA). Saat ini, proses ratifikasi perjanjian tersebut telah mendekati tahap penyelesaian.

Kedua pihak berharap seluruh prosedur yang diperlukan dapat rampung sebelum akhir 2026, sehingga perjanjian dapat segera berlaku efektif (Entry into Force/EIF) dan memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha kedua negara.

Penyelesaian ratifikasi I-EAEU FTA diharapkan memungkinkan perjanjian segera berlaku efektif sehingga membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk unggulan Indonesia sekaligus memperkuat hubungan perdagangan dengan negara-negara anggota Uni Ekonomi Eurasia.

Sejumlah produk Indonesia yang berpotensi memperoleh akses pasar lebih luas melalui perjanjian tersebut antara lain minyak kelapa sawit, kopi, kakao, tekstil, dan furnitur.

Selain membahas perjanjian perdagangan, kedua pihak menjajaki kolaborasi di sektor strategis, khususnya industri perkapalan dan penerbangan, serta peningkatan kapasitas industri nasional.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore