
ILUSTRASI Kilang KPI. Negara bisa menghemat pembiayaan utang jika berani melakukan penyesuaian harga BBM di tengah kenaikan harga minyak dunia.
JawaPos.com – Asumsi harga minyak dalam APBN 2026 sebesar USD 70 per barel. Namun saat ini, harga minyak berada pada rentang USD 100-115 per barel, imbas ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Pada level harga rata-rata USD 100 per barel ini, deviasi terhadap asumsi APBN sudah mencapai 43 persen, dan memicu fenomena fiscal space erosion alias pengikisan ruang fiskal, yang signifikan. Akan tetapi, dengan pertimbangan menjaga daya beli masyarakat, pemerintah memutuskan untuk menahan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi hingga akhir tahun.
"Subsidi terhadap BBM akan terus diadakan sampai dengan akhir tahun dan harga BBM bersubsidi tidak akan naik. Anggaran kita cukup," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers mengenai kebijakan harga BBM bersubsidi dan transportasi udara di Jakarta, Senin (6/4).
Kenaikan harga minyak mendorong eskalasi belanja negara secara signifikan, sehingga defisit berpotensi menembus di atas 3 persen PDB apabila tren ini berlanjut. Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro mengatakan, kebijakan boleh populis tetapi harus rasional.
"Jangan populis irasional. Karena kalau populis irasional, kombinasi itu akan menghancurkan semua tatanan, saya kira," katanya dalam diskusi yang digelar Energy & Mining Editor Society (E2S) bertajuk Menjaga Ketahanan Energi di Tengah Gejolak Harga Minyak Dunia, Kamis (9/4).
Komaidi memahami, penting bagi pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat, mengendalikan inflasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun di sisi lain, beban fiskal APBN yang sebagian juga akan ditanggung oleh neraca Pertamina, perlu menjadi perhatian.
Belum lagi risiko meningkatnya Debt Service Coverage Ratio (DSCR) yang berimbas pada penurunan rating surat utang negara. Oleh karena itu, untuk memitigasi perubahan APBN, ReforMiner Institute melakukan simulasi dampak melalui lima skenario kenaikan harga BBM.
Skenario kenaikan harga BBM dan dampaknya terhadap subsidi dan kompensasi. (bahan paparan ReforMiner Institute)
Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan harga BBM justru membantu mengurangi defisit negara, menekan dampak eskalasi ICP, dan menjaga APBN tetap berada pada zona aman. Berikut rinciannya:

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
