
CIO Danantara Indonesia Pandu Sjahrir. (Uyu Septiyati Liman/Antara)
JawaPos.com - Danantara Investment Management (DIM), memulai pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bali dengan nilai investasi sekitar Rp 3 triliun.
CEO DIM, Pandu Patria Sjahrir, mengatakan proyek tersebut iproyeksikan menghasilkan energi hijau yang mampu menyuplai kebutuhan listrik sekitar 100 ribu rumah tangga di Bali dan menciptakan sekitar 1.200 lapangan kerja hijau.
Selain itu, hadirnya PSEL di Bali juga akan mengurangi kebutuhan lahan tempat pemrosesan akhir (TPA) hingga 80 persen, sehingga memberikan dampak terhadap pengelolaan sampah, ketahanan energi, dan ekonomi lokal.
“Dari sisi energi, inisiatif ini akan menghasilkan energi hijau yang dapat menyuplai kebutuhan sekitar 100 ribu rumah masyarakat Bali dan inisiatif ini bernilai Rp3 triliun, diperkirakan menciptakan 1.200 lapangan kerja hijau serta mengurangi kebutuhan lahan TPA sekitar 80 persen,” ujar Pandu dalam peresmian pembangunan PSEL Bali dipantau virtual, Rabu (8/7).
Pandu mengatakan, proyek tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025. Sejak regulasi diterbitkan, Danantara Indonesia mempercepat pengembangan PISEL melalui proses pemilihan mitra yang dilakukan secara bertahap dan profesional.
Ia menjelaskan, proses seleksi dimulai dengan evaluasi proposal pada 2 hingga 30 Januari 2026, dilanjutkan dengan proses negosiasi pada 31 Januari hingga 23 Februari 2026 dan penandatanganan Joint Venture Agreement pada 2 Maret 2026.
“Dari 6 konsorsium yang menyerahkan proposal, 2 konsorsium berhasil lolos evaluasi dan melanjutkan proses negosiasi, menunjukkan adanya proses penyaringan yang efektif, selektif, dan menekankan prinsip kehati-hatian,” ujarnya.
Lanjutnya, Danantara kemudian menandatangani perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali pada 21 April 2026, disusul penetapan proyek sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) pada 22 Mei 2026. Kemudian, pada Rabu 8 Juni 2026 dilakukan penandatanganan Power Purchase Agreement (PPA) sekaligus peresmian pembangunan PSEL di Denpasar Raya.
Pandu mengatakan, proses pemilihan mitra melibatkan lebih dari 60 tenaga ahli dan profesional dari berbagai bidang, termasuk pakar yang berpengalaman menangani proyek PSEL di Thailand, Australia, Malaysia, Kuwait, Tiongkok, Irlandia, dan Jerman.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Sidang Kasus Pemuda Dipukul Pengusaha Buah di Surabaya, Saksi Sebut Tak Melihat Kejadian Jelas
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Toulouse vs Lille di Liga Prancis: Les Dogues Berpeluang Sikat Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Bali United vs PSS Sleman: Dominikus Dion Harap Super Elja Main Pede
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
