
Ilustrasi minyak mentah dunia.
JawaPos.com - Harga minyak mentah dunia dunia kompak naik pada perdagangan Rabu (29/7) setelah sempat melemah signifikan pada perdagangan Selasa (28/7) ditengah meningkatnya harapan bahwa jeda serangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran dapat membuka perundingan untuk mengakhiri perang.
Melansir Investing, kontrak berjangka minyak mentah Brent naik 3,02 poin atau 3,70 persen ke level 84,86 dollar per barel, sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat naik 3,03 poin atau 3,82 persen ke level 82,35 dollar per barel.
Dilansir Reuters pasar tetap berhati-hati karena penghentian serangan sebelumnya hanya berlangsung sementara dan belum mampu menyelesaikan konflik yang mengganggu pasokan minyak global.
Pasalnya, ketegangan masih tinggi dan belum ada penyelesaian atas sengketa yang menyebabkan efektif tertutupnya Selat Hormuz, jalur yang sebelum perang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia.
Baca Juga:70 Persen Depot Air Isi Ulang Tak Higienis, Kemendag Soroti Rendahnya Kepatuhan Pelaku Usaha
Iran juga membantah tengah berupaya melanjutkan perundingan dengan AS, bertolak belakang dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengeklaim pembicaraan dengan Teheran berlangsung positif.
"Pasar memahami situasinya masih kacau dan harga diperdagangkan lebih rendah karena kedua pihak yang bertikai, yaitu AS dan Iran, tidak saling menyerang dalam beberapa hari terakhir," ujar Direktur Energy Futures, Mizuho Bob Yawger.
Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Mike Waltz, mengatakan Presiden AS Donald Trump saat ini memutuskan menghentikan sementara serangan AS untuk memberikan lebih banyak waktu bagi upaya diplomasi.
"Harapan semakin besar bahwa jalur diplomatik yang nyata mulai terbuka. Kembali ke nota kesepahaman (MoU) 14 poin dengan kejelasan yang lebih baik mengenai pengendalian Selat Hormuz akan menjadi langkah awal yang baik," tulis Analis pasar IG Tony Sycamore Sycamore dalam catatanya dikutip Reuters, Senin (27/7).
Meski begitu, aktivitas pelayaran di Selat Hormuz belum sepenuhnya pulih. Data perusahaan pelacakan kapal Kpler menunjukkan kurang dari 10 kapal pengangkut komoditas melintasi selat tersebut setiap hari selama akhir pekan.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
