
Ilustrasi: Harga minyak dunia.(Dok.JawaPos.com)
JawaPos.com - Harga minyak mentah dunia dunia bergerak fluktuatif pada perdagangan Jumat (21/8) pagi seiring dengan berlanjutnya ancaman sanksi berat yang diberikan oleh Amerika Serikat (AS) kepada Iran.
Melansir Investing pada pukul 07:34 WIB, kontrak berjangka minyak mentah Brent naik 0,10 poin atau 0,11 persen ke level 93,31 dollar per barel atau naik lebih dari 1 dollar jika dibandingkan dengan perdagangan Kamis (20/8) pagi sebesar 92,00 dollar per barel.
Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat turun 0,60 poin atau 0,69 persen ke level 86,27 dollar per barel. Namun, angka tersebut naik jika dibandingkan dengan perdagangan sehari sebelumnya sebesar 84,64 dollar per barel.
Dilansir Reuters, kondisi tersebut terjadi karena Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent mengatakan AS akan menjatuhkan “sanksi terberat dalam sejarah” terhadap Iran. Langkah tersebut, menurutnya, dapat mengurangi kebutuhan untuk kembali melancarkan operasi militer besar.
Baca Juga:IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini, Cek Proyeksi Level dan Rekomendasi Saham BIPI, NCKL, RMKE
Pernyataan Bessent pada Kamis itu disampaikan sehari setelah Presiden Donald Trump mengancam akan melancarkan “Perang Ekonomi” dan memperingatkan adanya konsekuensi ekonomi terhadap negara mana pun yang memberikan “segala bentuk dukungan” kepada Iran.
Kebijakan itu ditujukan untuk memaksa berakhirnya perang yang telah berlangsung hampir enam bulan dan menyebabkan jutaan barel minyak dari Timur Tengah tertahan.
“Saya tidak yakin mengapa harga minyak melonjak karena hal ini. Jika kami menerapkan tekanan ekonomi maksimum, maka kemungkinan besar tidak akan ada kembali operasi kinetik berskala besar,” kata Bessent kepada CNBC.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan mengutuk sanksi ekonomi dan perdagangan AS. Iran menyebut kebijakan tersebut sebagai “terorisme ekonomi” yang tidak akan menimbulkan sedikit pun keraguan terhadap tekad rakyat Iran untuk menjaga kemerdekaan, martabat, dan kedaulatan nasional.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menyebut pernyataan Trump sebagai upaya mengalihkan perhatian publik AS dari persoalan keuangan domestik, termasuk utang yang mencapai rekor dan kenaikan suku bunga.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Isenmulang Kalteng vs Persebaya di Super League, Green Force Berpeluang Curi Tiga Poin
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain Persik vs Madura United: Reina Siapkan Strategi Terbaik
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Suahasil Buka Suara soal Pembagian Tugas Tiga Wamenkeu, Ini Fokusnya!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang
Adhyaksa FC Bekasi Vs PSGC Ciamis: Misi Bangkit Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022