
Anggota Pemangku Kepentingan Dewan Energi Nasional (DEN) Sripeni Inten Cahyani. (ANTARA)
JawaPos.com - Anggota Pemangku Kepentingan Dewan Energi Nasional (DEN) Sripeni Inten Cahyani menilai Indonesia pada dasarnya telah memiliki modal awal yang cukup untuk mengembangkan energi nuklir, mulai dari sumber daya, regulasi, hingga lokasi potensial.
“Kita sudah punya resource-nya, tetapi belum dikonsolidasikan, belum ditandai bahwa kita mulai. Jadi perlu ada task force,” ujar Sripeni dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin (11/10).
Baca Juga:Kapasitas capai 7 GW, Hashim Djojohadikusumo: Indonesia Memulai Proyek Nuklir yang Sangat Ambisius
Ia menilai tantangan berikutnya adalah mengonsolidasikan berbagai sumber daya dan institusi yang selama ini berjalan agar menjadi satu program nasional yang jelas.
Sejumlah wilayah juga telah menjadi perhatian dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Sripeni menyebut Kalimantan Barat dan Bangka Belitung sebagai wilayah yang potensial.
Menurutnya, penentuan lokasi tidak dapat dilepaskan dari kebutuhan listrik di wilayah tersebut, terutama untuk mendukung pengembangan industri.
Dari sisi teknologi, Small Modular Reactor (SMR) menjadi salah satu opsi yang dinilai relevan untuk tahap awal. Teknologi tersebut dapat dipertimbangkan untuk memenuhi kebutuhan listrik di kawasan industri atau wilayah dengan kebutuhan listrik yang besar dan spesifik.
Sripeni juga menilai pengembangan nuklir harus dikaitkan dengan pertumbuhan kebutuhan listrik. Menurutnya, kebutuhan listrik ke depan tidak hanya berasal dari rumah tangga, tetapi semakin besar berasal dari industri, kawasan ekonomi, pusat data, dan teknologi kecerdasan buatan.
Sementara itu, Kepala Organisasi Riset Tenaga Nuklir Badan Riset dan Indonesia Nasional (BRIN) Syaiful Bakhri mengatakan, dalam pengembangan PLTN, setidaknya terdapat 19 aspek infrastruktur yang harus dipersiapkan yang di antaranya teknologi, sumber daya manusia, lokasi, hingga pendanaan.
“Dan bagi kita (BRIN), saya pikir Indonesia sudah siap dengan berbagai komponen tadi sebenarnya. Mulai dari tapak sudah ada SDM, kita tidak kekurangan,” kata Syaiful.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022