
Photo
Matematika itu mudah dan menyenangkan bukan? Bukan!
---
BEGITULAH bunyi jargon ikonik kreator konten Papa Zidan yang lagi tenar di jagat maya. Personel grup komedi Duo Bos & Bro itu dikenal dengan kontennya sebagai ”pengajar”. Mulai matematika, bahasa Inggris, geografi, fisika, hingga kimia, dia kemas dengan bumbu komedi yang menggelitik. Mata pelajaran yang susah pun jadi ”menyenangkan”.
Reaksi yang mungkin muncul setelah menyimak video Papa Zidan menerangkan jawaban soal adalah kening berkerut, lalu beberapa detik kemudian terbahak. Atau malah kesal, tapi ujung-ujungnya tetap tertawa. Coba saja menonton video-videonya.
Papa Zidan sejatinya seorang stand-up comedian. Dia menggeluti bidang tersebut sejak 2012. ”Sampai pada 2015, saya mengurangi segenap komedi dan beralih menjadi kreator konten. Saya melihat peluang yang dapat membesarkan diri saya di media sosial meski dengan usia yang sudah lumayan,” tutur Papa Zidan kepada Jawa Pos.
Konten seputar mengajar baru dia mulai pada 2019. Dia menyebutnya sebagai bentuk apresiasi kepada para guru yang telah memberikan ilmu untuk banyak orang. Komedian asli Jakarta itu juga tak keberatan memenuhi permintaan netizen untuk membahas pelajaran lain. Meski tak sejalan dengan latar pendidikannya.
Pria berusia 48 tahun itu sukses menyedot perhatian publik lewat konten mengajarnya. Beberapa kali dia diundang di acara televisi dan beradu akting dengan komedian tanah air.
”Alhamdulillah sih. Artinya, apa yang kita kerjakan disukai banyak orang. Saat di acara televisi juga tetap nyambung komedinya karena beberapa sudah punya chemistry. Tapi, tetap kudu punya cadangan bahan komedi,” ucap pria bernama asli Encep itu.
Jerome Polin yang dikenal jago matematika bahkan turut memarodikan gaya Papa Zidan ketika menjelaskan soal. Lengkap dengan raut wajah datar dan pakaian formal. ’’Kalau video yang dibuat pribadi seperti Jerome Polin itu masih bisa memaklumi karena memang untuk kepentingan menghibur saja. Dia juga menyebut saya sebagai gurunya,” ujarnya.
Berbeda halnya dengan instansi. Papa Zidan mengaku sempat down dan ingin berhenti membuat konten saat sebuah lembaga membuat video parodi dirinya. ’’Kalau instansi kan mengandung keuntungan tersendiri dan tanpa adanya izin. Jadi, kita urus karena menyangkut hak cipta,” sambung Papa Zidan.
Namun, dia bertekad untuk terus membuat konten dengan berbagai konsep. Papa Zidan tidak memiliki zona nyaman tetap sehingga selalu berinovasi. Jika dalam kondisi sehat, dia bakal berusaha konsisten mengunggah satu konten setiap hari.
Saat ini akun TikTok Papa Zidan sudah memiliki 500 ribu lebih pengikut. Jokes guru matematikanya bahkan menembus 9 juta penonton, capaian rekor tertinggi Papa Zidan dalam berkarya.
#Trivia
- Papa Zidan memiliki nama asli Encep Muhammad Subhan. Disebut Papa Zidan karena anak pertamanya bernama Zidan.
- Dikenal lucu, ternyata Papa Zidan lulusan D-3 akuntansi.
- Sebelum menjadi komika, Papa Zidan merupakan seorang kepala operasional salah satu bank di Indonesia, lho.
- Dia tergabung dalam grup komedi Duo Bos & Bro bersama Heru BosBro.
- Selain menjadi kreator konten dan komedian, Papa Zidan biasa siaran di Radio CBB FM sejak Juni 2020.
- Tahun ini Papa Zidan menjadi host di IMTV Jakarta.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
