
Sara Wijayanto putuskan setop program kehamilan dan pasrah jika tidak punya anak. (Instagram: sarawijayanto)
JawaPos.comc- Aktris Sara Wijayanto sempat beberapa kali melakukan program kehamilan dengan harapan memiliki anak dari hasil pernikahannya dengan Demian Aditya.
Meski sempat sangat serius melakukan program kehamilan dengan dibantu oleh dokter dari sejumlah rumah sakit, nyatanya Sara Wijayanto belum juga hamil sampai usianya sekitar 45 tahun dan dengan usia pernikahan mencapai 11 tahun.
Kini, Sara Wijayanto memilih pasrah apapun yang akan terjadi dalam hidupnya. Termasuk seandainya ditakdirkan tidak memiliki anak kandung sampai maut menjemput nanti.
Sara Wijayanto menegaskan dirinya tidak lagi melakukan program kehamilan seperti yang sempat beberapa kali dia lakukan sebelumnya.
"Setelah gagal beberapa kali dan pindah-pindah rumah sakit, aku ditelepon sama salah satu rumah sakit, 'kita mau full endorse sampai berhasil'. Di situ aku kayak, boleh nggak aku mikir dulu," ujar Sara Wijayanto di bilangan Mampang Jakarta Selatan, Senin (27/10).
Meski tawaran endorse sejatinya cukup menggiurkan, Sara akhirnya memutuskan menolak tawaran itu. Sara Wijayanto baru memutuskan itu setelah berpikir panjang dan baru memberikan jawaban sekitar 10 hari kemudian ke pihak rumah sakit yang menghubunginya.
"Gue nggak kepengin banget punya anak. Kalau gue benar-benar mau mendapatkan anak, pasti melakukan apa pun buat punya anak," katanya.
Sara Wijayanto tidak mau punya anak karena orang lain, buka karena keinginan dari diri sendiri. Menurut Sara, dia ingin melakukan sesuatu yang memang sesuai dengan keinginannya.
Sara Wijayanto kemudian berbicara dengan Demian Aditya mengungkapkan keputusannya tidak mau melakukan program kehamilan lagi. Ternyata, Demian tidak keberatan atas keputusan tersebut.
"Aku bilang sama dia, 'kamu nggak apa-apa ?'. Dia jawab nggak apa-apa, ya sudah," kata Sara Wijayanto.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
