
Tampang paman di Surabaya yang tega merudapaksa keponakannya yang masih berusia 14 tahun hingga hamil. (Instagram @luthfie.daily)
JawaPos.com - Bagai pagar makan tanaman, seorang paman berinisial AS, 34, warga Tambaksari, Surabaya, yang seharusnya melindungi keponakannya yang masih berusia 14 tahun, justru tega memperkosa hingga hamil.
Tersangka kini hanya tertunduk dengan seragam tahanan berwarna oranye. Perbuatan bejat AS diungkap oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Luthfie Sulistiawan, melalui konten Instagram pribadinya @luthfie.daily.
"Tindak tegas pelaku! Masa depan anak adalah prioritas utama yang harus kita selamatkan. Kami berkomitmen tindak tegas pelaku," tulis Luthfie dalam konten media sosialnya, dikutip Rabu (11/3).
Dalam video itu, Luthfie terlihat tak kuasa menahan emosinya setelah mengetahui seorang paman menghamili keponakannya sendiri. Terlebih, korban diketahui merupakan anak yatim piatu.
"Gimana itu (korban) sudah hamil, lahiran. Jangan lah kamu mendekatk zina, ini anak umur 14 tahun loh, seharusnya kamu jagain, ini anak yatim piatu," ucap Luthfie dengan nada geram.
"Berapa kali kamu ngerusak? kamu dipasrahin untuk merawat (korban) kan?" tanyanya kepada AS.
"Nggak ingat, sering," tutur AS dengan menunduk. Ia juga mngakui tinggal dengan korban.
Sementara itu, Kasat PPA dan PPO Polrestabes Surabaya, Kompol Melatisari, mengungkapkan tersangka melakukan perbuatan bejat terhadap korban di rumahnya di kawasan Tambaksari sejak Agustus 2024.
Modusnya, tersangka memfitnah korban telah berhubungan badan dengan anggota keluarga lain.
Dalam kondisi tertekan, korban dipaksa melayani pelaku. Usai berbuat, tersangka memberikan sejumlah uang kepada korban.
Seiring waktu, korban diketahui hamil dan sempat memberi tahu pamannya. Namun pelaku tidak menghiraukan dan justru melarikan diri.
Nenek korban yang mengetahui kejadian itu kemudian melapor ke Polrestabes Surabaya.
"(Ketahuannya) setelah anaknya (korban) ini bilang kalau hamil, tetapi yang bersangkutan malah melarikan diri ke Nganjuk," ucap Melatisari. Tersangka mengaku kabur karena takut dengan keluarga.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
