
Anugerah Sekar Rukmi bersama Saddil Ramdani. Meski laporan penganiayaan dicabut, Saddil tetap menjadi tersangka
Anugerah Sekar Rukmi dan keluarga mencabut laporan kasus penganiayaan karena Saddil Ramdani telah meminta maaf. Tapi, status pemain Persela Lamongan dan timnas itu tetap tersangka.
RIKA RATMAWATI-GAMAL A., Lamongan
---
NADA suara Mawar Susmari meninggi. "Kamu kok gitu, Dil?" ucapnya sembari menatap tajam Saddil Ramdani, winger Persela Lamongan dan tim nasional (timnas) U-19 serta U-23.
Bersama sang anak Anugerah Sekar Rukmi dan ibunda Saddil, Waode, keduanya tengah menggelar jumpa pers di sebuah hotel di Lamongan, Jawa Timur, kemarin (5/11). Yang terkait dengan pencabutan berkas laporan dugaan penganiayaan oleh Saddil terhadap Sekar.
Sekar melaporkan sang kekasih itu ke Polres Lamongan pada Kamis lalu (1/11) yang berbuntut penahanan Saddil sehari kemudian (2/11). Akibat penahanan tersebut, Saddil pun akhirnya tercoret dari timnas Piala AFF 2018 yang akan bergulir November ini.
Penyebab Mawar muntap adalah Saddil "keseleo lidah" terkait hubungannya dengan Sekar. Buntutnya, jumpa pers yang semestinya menandai perdamaian kedua pihak itu pun berakhir lebih cepat dari yang direncanakan.
Padahal, tanda-tanda berakhirnya perseteruan tersebut sudah terlihat sejak Mawar, Sekar, Saddil, dan Waode datang ke tempat jumpa pers. Mereka datang satu mobil. Mawar dan Sekar duduk di kursi baris kedua, sedangkan Saddil dan ibunya di baris kursi belakang mereka.
Saddil adalah pemain sayap langganan timnas. Di sepanjang tahun ini, pemain kelahiran Raha, Sulawesi Tenggara, 2 Januari 1999, itu sudah membela timnas U-23 di Asian Games dan timnas U-19 di Piala AFC. Seandainya tidak tercoret dari skuad Piala AFF, dia akan mencatat "hat-trick" bersejarah: tampil bersama tiga timnas berbeda di tiga ajang resmi dalam satu tahun kalender.
Berselang satu jam setelah jumpa pers pertama berakhir, seperti dilansir Jawa Pos Radar Lamongan, awak media kembali dihubungi. Ternyata akan kembali diadakan jumpa pers kedua.
Kali ini terjadi perubahan sikap Saddil dan Sekar. Keduanya terlihat harmonis. Bahkan, Saddil sempat mendaratkan kecupan pada perempuan berjilbab tersebut. Saddil mengakui kesalahannya terhadap perempuan yang telah dua tahun dia pacari itu. "Saya juga meminta maaf kepada PSSI, manajemen Persela, dan masyarakat Indonesia. Ini pelajaran bagi saya untuk ke depan," ujarnya seperti dilansir Jawa Pos Radar Lamongan.
Pemain yang bisa bermain di dua sisi sayap itu menegaskan, tidak ada keluarga Sekar yang memaksanya agar menikahi perempuan 19 tahun tersebut. "Mudah-mudahan kejadian ini bisa membuat saya lebih dewasa ke depannya," harap dia.
Memang sempat beredar kabar, Saddil dilaporkan ke polisi karena pemain kidal itu menolak permintaan keluarga Sekar untuk menikahi perempuan asal Jombang, Jawa Timur, itu. Sekar lewat Instagram sudah sempat membantah keras kabar itu.
Lewat akun Instagram miliknya pula, Sekar sempat mengunggah foto dirinya dengan darah mengalir di pipi kanan. Saddil mengakui tindakannya yang mengakibatkan sang kekasih terluka itu. Terjadi pada 31 Oktober lalu sekitar pukul 20.30 di belakang mes Persela.
Mawar dalam jumpa pers kedua kemarin juga menegaskan, sama sekali tak pernah ada permintaan kepada Saddil agar menikahi anaknya. Namun, dia mengakui, ada hubungan anaknya dengan Saddil. Hubungan itu pun baik-baik saja. Tidak ada kata-kata mantan, putus, atau lainnya. "Kejadian ini sebagai pelajaran bagi anak-anak kami. Saya perjelas lagi, tidak pernah meminta Saddil menikahi anak saya," ujarnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
