
Ilustrasi rumah sederhana yang banyak diminati konsumen. (Istimewa).
JawaPos.com - PT Bank Tabungan Negara (BTN) dan PT Bank Syariah Nasional (BSN), telah menyalurkan 67.518 unit rumah melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP hingga akhir Juni 2026.
Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu, mengatakan jumlah tersebut terdiri atas penyaluran BTN sebanyak 44.388 masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), serta BSN sebanyak 23.130 MBR.
“Secara gabungan, penyaluran BTN dan BSN setara dengan hampir 74 persen dari realisasi FLPP nasional yang mencapai 91.531 MBR hingga 30 Juni 2026,” ujar Nixon dalam keterangan tertulis yang diterima Selasa (28/7).
Nixon mengatakan, berdasarkan data Badan Penyalur Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) pada Periode I dan Pembiayaan FLPP Kuartal II/2026 BTN dan BSN meraih peringkat pertama dan kedua dalam penyaluran pembiayaan FLPP.
Ia menyebut bahwa, posisi BTN dan BSN pada dua peringkat teratas menunjukkan besarnya peran pembiayaan konvensional dan syariah dalam memperluas akses masyarakat terhadap rumah subsidi.
“Capaian ini menunjukkan kuatnya kapasitas, jaringan, dan pengalaman kami dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh rumah pertama, baik melalui skema konvensional maupun syariah,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, BP Tapera mencatat hingga 30 Juni 91.531 MBR telah menerima manfaat FLPP. Dimana, jumlah penerima manfaat tersebut meningkat menjadi 107.410 MBR per 21 Juli 2026.
Nixon menyebut, pertumbuhan jumlah penerima manfaat menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap rumah layak dan terjangkau masih sangat besar. Karena itu, peningkatan penyaluran pembiayaan harus dibarengi dengan kesiapan rumah, kualitas bangunan, ketepatan sasaran, dan tingkat keterhunian.
“Besarnya volume pembiayaan harus selalu diikuti kualitas rumah dan ketepatan penerima manfaat. Rumah subsidi harus benar-benar menjadi rumah pertama yang layak, siap dihuni, dan memberikan kepastian bagi keluarga yang menempatinya,” katanya.
Selain unggul dalam penyaluran FLPP Kuartal II/2026, BTN juga meraih peringkat I kategori Penyaluran Pembiayaan Tapera Terbanyak Periode Tahun 2021–2025 dengan capaian sebanyak 12.637 peserta. Pada kategori yang sama, BSN menempati peringkat II dengan capaian 2.811 peserta, sedangkan BRI berada pada peringkat III dengan capaian 2.347 peserta.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
