
Ilustrasi: Smartphone Android vs iPhone, status sosial vs fungsionalitas.
JawaPos.com - Perdebatan tentang sistem operasi seluler mana yang lebih baik telah berlangsung selama bertahun-tahun. Sementara Android telah membuat langkah signifikan selama bertahun-tahun, iPhone tetap menjadi perangkat seluler yang diinginkan kebanyakan orang.
Di sebagian besar negara, iPhone adalah ponsel yang ingin dimiliki orang, meskipun Android telah membuat kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, orang pasti bertanya-tanya apakah pengguna Android iri pada pengguna iPhone, atau apakah iPhone benar-benar perangkat seluler yang lebih baik?
Laporan terbaru oleh CIRP menunjukkan bahwa pengguna Android cenderung lebih iri pada pengguna iPhone dari pada sebaliknya. Studi ini didasarkan pada “indeks loyalitas”, yang mengukur persentase orang yang lebih memilih untuk bertahan dengan sistem mereka saat ini dari pada beralih ke pesaing.
Meski penelitian tersebut hanya dilakukan di Amerika Serikat, hasilnya cukup menarik. Menurut penelitian, 15 persen pembeli iPhone baru sebelumnya menggunakan ponsel Android, sementara hanya empat persen pembeli Android baru yang sebelumnya menggunakan iPhone.
Berdasarkan angka-angka ini, tampaknya Apple telah memenangkan pertempuran dan Google serta pabrikan lain harus menyerah. Namun, ada fakta lain yang menarik untuk dipertimbangkan.
Studi tersebut juga mengungkapkan bahwa 91 persen pengguna Android lebih memilih untuk tetap menggunakan Android, sementara 94 persen pengguna iPhone lebih memilih untuk tetap menggunakan Apple. Artinya, sembilan persen pengguna Android sebenarnya menginginkan iPhone, namun karena berbagai alasan, mereka belum bisa mendapatkannya, seperti keterjangkauan harga atau faktor lainnya.
Penting untuk diingat bahwa manusia adalah makhluk yang memiliki kebiasaan, dan sulit meyakinkan seseorang untuk mengubah sesuatu yang berhasil bagi mereka. Inilah sebabnya mengapa persentase loyalitas sangat tinggi.
Diketahui, iPhone telah menjadi lebih dari sekedar ponsel. Perangkat genggam ini telah menjadi simbol status, seperti jam tangan kelas atas atau mobil mewah. Apple telah berhasil mengubah iPhone menjadi sesuatu yang ingin dipamerkan orang.
Namun, setiap kali Apple mencoba memperluas pasarnya dengan menurunkan harga produknya, seperti iPhone Mini, selalu gagal total. Alasan utama mengapa iPhone tidak terjual lebih banyak unit adalah harganya. Ternyata tetap mahal bagi sebagian orang.
Harga juga menjadi salah satu alasan mengapa iPhone begitu diminati. Orang rela membayar mahal untuk iPhone karena dipandang sebagai barang mewah. Namun, bukan berarti hanya orang kaya saja yang mampu membeli iPhone.
Kini, Apple menawarkan serangkaian iPhone dengan harga berbeda, membuatnya dapat diakses oleh khalayak yang lebih luas. Ini juga bisa menggoda pengguna Android sebelumnya untuk hijrah ke perangkat iPhone.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022